periskop.id - Jakarta Fair Kemayoran 2026 resmi dibuka dengan optimisme tinggi dari Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo. Dalam sambutannya di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, ia menargetkan nilai transaksi tahun ini bisa menembus lebih dari Rp8 triliun, melampaui capaian tahun lalu sebesar Rp7,3 triliun dengan jumlah pengunjung 5,9 juta orang.

“Saya dengar tahun ini mudah-mudahan bisa Rp8 triliun. Kalau bisa Rp8 triliun, dari tahun ke tahun rekor itu terpecahkan,” ujar Pramono dilansir dari Antara, Jumat (12/6). 

Advertisement

Ia juga berharap jumlah pengunjung tahun ini menembus angka 6 juta orang.

Penyelenggaraan Jakarta Fair kali ini dianggap istimewa karena berlangsung menjelang perayaan 500 tahun Kota Jakarta pada 2027. Pramono menekankan bahwa Jakarta Fair tahun depan harus lebih meriah dan menjadi ikon utama perayaan lima abad ibu kota. 

“Saya sungguh berharap mudah-mudahan tahun depan lebih meriah, yang hadir lebih banyak, dan juga transaksinya buat UMKM lebih dari Rp9 triliun,” katanya.

Selain menyoroti potensi ekonomi, Pramono turut mempromosikan kemajuan transportasi publik Jakarta. Menurutnya, konektivitas antarmoda kini telah mencapai 93% dengan dukungan MRT, LRT, TransJakarta, Transjabodetabek, JakLingko, hingga Mikrotrans. Ia mengajak masyarakat memanfaatkan transportasi umum saat berkunjung ke Jakarta Fair. 

“Transportasi umum di Jakarta sudah relatif lebih baik,” ucapnya.

Direktur Utama PT Jakarta International Expo sekaligus Ketua Panitia Jakarta Fair 2026, Siti Hartati Murdaya, menambahkan bahwa pameran berlangsung 11 Juni–12 Juli 2026 untuk memeriahkan HUT ke-499 Jakarta. Sebanyak 2.800 perusahaan ikut serta dengan 1.800 stan yang menampilkan produk UMKM, nasional, hingga internasional.

Selain pameran multiproduk, pengunjung juga disuguhkan hiburan musik dengan sekitar 150 band tampil selama 32 hari. Hartati berharap Jakarta Fair terus menjadi wadah promosi dan pengembangan usaha.

“Jakarta Fair Kemayoran bisa berkembang di seluruh Indonesia dan memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” ujarnya.