Realisasi PNBP Per Agustus 2026 Capai Rp435,1 Triliun
Realisasi PNBP hingga Agustus 2026 capai Rp435,1 triliun (tumbuh 41,7% yoy). Capaian ini ditopang oleh kinerja pendapatan SDA dan surplus BI.

Periskop.id - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatatkan realisasi penerimaan negara bukan pajak (PNBP) hingga Agustus 2026 mencapai Rp435,1 triliun atau 75,7% terhadap outlook Laporan Semester (Lapsem). Angka tersebut mencapai 94,8% dari target APBN.
"PNBP saat ini tumbuh 41,7% (yoy), saat ini telah dikumpulkan totalnya Rp435,1 triliun," kata Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara dalam konferensi pers APBN KiTa, Jakarta, Jumat (18/9).
Suahasil menjelaskan kinerja PNBP terutama ditopang oleh pendapatan sumber daya alam (SDA) yang mencapai Rp194,6 triliun atau 74,5% dari target APBN.
Pendapatan KND mencapai Rp58,0 triliun per Agustus 2026. Selain itu, PNBP kementerian/lembaga (K/L) tumbuh mencapai Rp105,0 triliun. Kemudian Pendapatan PNBP Lainnya mencapai Rp105,0 triliun atau 107,2% terhadap APBN.
Suahasil menjelaskan pendapatan kekayaan negara dipisahkan (KND) awalnya ditargetkan hanya Rp1,8 triliun, lantaran dividen BUMN sebelumnya tidak masuk ke dalam APBN, tetapi dikelola langsung oleh Danantara.
"PNBP ini komponennya sumber pendapatannya dari sumber daya alam, 194,6 triliun, dan ini sudah 70% terhadap target, ada pendapatan kekayaan negara (KND) dipisahkan ini dulu biasanya standarnya kita bicara pendapatan KND ini adalah dividen BUMN," papar Suahasil.
Namun dalam perjalanan waktu dalam proses audit buku 2025, pihaknya mendapatkan informasi Bank Indonesia (BI) memiliki surplus yang sesuai dengan ketentuan perundangan yang berlaku diberikan kepada kas negara.
"Maka di dalam laporan semester sudah ditaro angka Rp56,4 triliun karena kita mengantisipasi bahwa akan ada surplus. Waktu itu belum terima tapi sekarang kita sudah terima," jelasnya.
Lebih jauh, pendapatan Badan Layanan Umum (BLU) juga meningkat menjadi Rp77,6 triliun atau mencapai 78,9% dari target APBN, dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp62,5 triliun (tumbuh 24,16% yoy).
Baca berita dan informasi lainnya mengenai Suahasil Nazara, Kementerian Keuangan (Kemenkeu), dan PNBP dengan mengeklik tautan.






Komentar (0)
Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.
Belum ada komentar.