Periskop.id - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Irjen Pol Agus Suryonugroho menyatakan, Polri mulai mempersiapkan pengaturan arus balik Lebaran 2026. Hal ini diungkapkan setelah meyakini puncak arus mudik sudah terlewati pada Rabu (18/3) malam.
Agus di Posko Command Center KM 29 Tol Cikampek, Jawa Barat, Kamis (19/3) dini hari, mengatakan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah strategi terkait pengaturan lalu lintas arus balik.
“Kami sudah punya strategi dan skenario ketika nanti arus balik yang dari Jawa Barat, nanti akan kami lewatkan tol fungsional, termasuk juga yang di Sukabumi ada tol fungsional juga,” tuturnya.
Agus memprediksi puncak arus mudik sudah terjadi pada Rabu (18/3) malam. Berdasarkan pantauan di jalan tol, ujarnya, telah terjadi peningkatan jumlah kendaraan yang melintas di jalur tol.
Sebelumnya, Polri memprediksi arus mudik akan terjadi dalam dua gelombang. Gelombang pertama pada tanggal 14–15 Maret 2026. Kemudian gelombang kedua tanggal 18–19 Maret 2026.
Puncak arus balik juga diprediksi terjadi dalam dua gelombang. Gelombang pertama diperkirakan berlangsung tanggal 25–26 Maret 2026 dan gelombang kedua diperkirakan tanggal 28–29 Maret 2026.
“Malam hari ini kami menyusuri jalan tol. Kemungkinan kalau dibandingkan kemarin, puncak arus mudik mungkin malam ini. Dari tadi pagi hingga malam ini cukup padat,” katanya usai memantau langsung kondisi lalu lintas di Posko Command Center KM 29 Tol Cikampek, Jawa Barat, Kamis dini hari.
Berdasarkan pantauan hingga Rabu (18/3), ia memperkirakan 42% kendaraan sudah keluar dari Jakarta. “Kalau dibandingkan kemarin (Selasa, 17/3) itu 221 ribu (kendaraan), Rabu malam ini proyeksinya adalah 250 ribuan kendaraan. Jadi, (jumlah akhir) masih kita tunggu nanti pukul 06.00 pagi,” jelasnya.
Jalan Arteri
Selain itu, sambungnya, berdasarkan pantauan jalan arteri mulai sedikit ada peningkatan arus, karena pemberlakuan rekayasa lalu lintas one way nasional pada jalan tol KM 70 sampai dengan KM 414. Meski demikian, arus lalu lintas di jalur tersebut terpantau masih cukup lancar.
Jenderal polisi bintang dua itu pun mengimbau para pemudik untuk tetap berhati-hati selama perjalanan. Apabila menggunakan kendaraan pribadi, ia mengimbau pengemudi untuk tertib berlalu lintas.
“Manakala capek, silakan istirahat di rest area atau mungkin keluar dari rest area. Jadi, betul-betul yang paling terpenting daripada perjalanan mudik ini adalah keselamatan,” ucapnya.
Ia juga memastikan, Polisi Lalu Lintas akan selalu mendampingi pemudik guna memastikan kelancaran perjalanan. “Senyum Polantas adalah markah utama. Kami hadir untuk membersamai para pemudik. Polantas hadir untuk menemani rekan-rekan kita yang mudik,” imbuhnya.
Berdasarkan pantauan, di Tol Jakarta-Cikampek pada Kamis dini hari antrean kendaraan yang didominasi mobil pribadi mulai padat merayap dari KM 7. Sepanjang perjalanan sampai dengan KM 29 antrean kendaraan terpantau padat.
Sebelumnya, PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengungkapkan puncak arus mudik Lebaran 2026 diperkirakan akan terjadi pada 18 Maret dan puncak arus balik Lebaran 2026 diperkirakan akan terjadi pada 24 Maret.
Tinggalkan Komentar
Komentar