periskop.id – Manajer Humas KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo mengungkapkan pembatalan sebagian perjalanan KA Argo Parahyangan relasi Bandung-Gambir akibat insiden tabrakan kereta di Bekasi Timur.
Keputusan tersebut diambil demi menjaga kelancaran lalu lintas setelah kecelakaan terjadi pada Senin (27/4) malam.
"Dua perjalanan KA Parahyangan 139B dari Bandung pukul 19.25 WIB dan KA Parahyangan 140B dari Gambir 23.05 WIB kami batalkan sebagian perjalanannya untuk lintas Karawang-Gambir PP," kata Kuswardojo dikutip dari Antara.
Insiden tabrakan tersebut dilaporkan terjadi pada pukul 20.52 WIB. Kejadian ini berdampak langsung pada operasional kereta api di lintas tersebut.
Pihak KAI Daop 2 Bandung segera mengambil langkah responsif untuk menyesuaikan jadwal.
Kebijakan pembatalan parsial dilakukan sebagai langkah mitigasi gangguan di jalur utama.
Saat ini, tim teknis sudah berada di lokasi kejadian. Mereka sedang melakukan penanganan intensif untuk menormalisasi situasi di area terdampak.
"Saat ini, penanganan masih terus dilakukan dengan mengutamakan keselamatan pengguna jasa dan petugas di lapangan," tuturnya.
Manajemen KAI menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penumpang yang terdampak. Pihaknya juga mengungkapkan rasa simpati mendalam atas kecelakaan yang terjadi.
"Kami memohon maaf dan turut berduka cita yang mendalam atas kejadian tersebut," katanya.
Calon penumpang diimbau agar terus memantau informasi operasional kereta api. Pembaruan jadwal dan kondisi terbaru tersedia melalui kanal komunikasi resmi perusahaan.
Langkah ini bertujuan agar pelanggan mendapatkan informasi akurat terkait perjalanan mereka. KAI berkomitmen memberikan pelayanan terbaik di tengah kondisi darurat ini.
Tinggalkan Komentar
Komentar