periskop.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menembus level 6.000 setelah ditutup menguat pada perdagangan Jumat (12/6/2026). Bagi Anda yang memantau pergerakan pasar saham hari ini, berikut rangkuman lengkap data penutupan beserta saham-saham yang paling banyak bergerak.

Berdasarkan data RTI Business, IHSG mengakhiri sesi perdagangan pekan ini di posisi 6.007,65, naik 2,07% dari penutupan sebelumnya. Indeks sempat menyentuh level tertinggi harian di angka 6.074,07 menjelang akhir sesi.

Advertisement

Data Lengkap Penutupan IHSG Hari Ini

Total volume perdagangan pada sesi ini tercatat sebesar 36,91 miliar lembar saham, dengan nilai transaksi keseluruhan mencapai Rp21,57 triliun. Frekuensi transaksi yang terjadi sepanjang hari mencapai 2.401.933 kali.

Dari sisi pergerakan saham individual, sebanyak 615 saham ditutup di zona hijau, sementara 108 saham melemah dan 93 saham stagnan tidak bergerak dari posisi sebelumnya.

Indeks acuan LQ45 juga turut menguat sejalan dengan reli IHSG. Indeks yang menghimpun 45 saham blue chip Indonesia itu naik 1,81% ke level 597,447 hingga penutupan sesi.

IHSG Naik 7,38% dalam Lima Hari Perdagangan

Penguatan hari ini melengkapi reli yang cukup signifikan dalam sepekan terakhir. Secara kumulatif, IHSG mencatatkan kenaikan 7,38% sepanjang lima hari perdagangan terakhir.

Meski demikian, jika dihitung sejak awal tahun, indeks masih berada di teritori negatif. IHSG tercatat terkoreksi 30,52% secara year-to-date, menunjukkan tekanan jual yang cukup dalam terjadi sebelum pemulihan berlangsung.

Saham-Saham dengan Penguatan Terbesar Hari Ini

Sejumlah saham dari berbagai sektor mencatatkan lonjakan harga yang mencolok pada sesi perdagangan ini.

Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) milik Grup Sinar Mas memimpin dengan penguatan 13,01%, menutup sesi di harga Rp825 per lembar. Tidak jauh berbeda, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) juga mencatatkan kenaikan 12,75% ke harga Rp3.450 per saham.

Dari Grup Bakrie, PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) naik 12,24% ke level Rp110 per saham. Sementara PT Vale Indonesia Tbk (INCO) turut menguat 10,30%, ditutup di harga Rp4.710 per lembar.

Penguatan hari ini memberikan sinyal pemulihan jangka pendek yang layak dicermati, kendati koreksi tahunan yang dalam masih menjadi catatan penting bagi investor yang mengevaluasi portofolio mereka.