periskop.id - Kementerian Pariwisata Indonesia bersama Kerajaan Arab Saudi sepakat memperdalam kemitraan pariwisata dalam pertemuan di sela Sidang ke-126 UN Tourism Executive Council yang berlangsung pada 11 Juni 2026 di Toledo, Spanyol.
“Arab Saudi adalah salah satu mitra utama Indonesia di Timur Tengah, dan Indonesia siap untuk lebih memperdalam kemitraan ini, khususnya di bidang pariwisata, dengan semangat saling menghormati dan saling menguntungkan," ujar Menteri Pariwisata Widiyanti Wardhana dalam keterangan resmi, Sabtu (13/6).
Dalam pernyataan bersama (joint press release), kedua menteri membahas langkah-langkah memperkuat kerja sama pariwisata bilateral, memperluas arus pengunjung, serta membangun hubungan yang telah lama terjalin antara Arab Saudi dan Indonesia.
Keduanya menegaskan kembali pentingnya kemitraan pariwisata Saudi-Indonesia dan meninjau kemajuan yang telah dicapai berdasarkan Nota Kesepahaman yang berlaku.
Delegasi juga menjajaki peluang untuk memperluas arus wisatawan Indonesia ke Arab Saudi, baik dalam pariwisata religi maupun rekreasi. Mereka membahas cara memperkaya perjalanan jamaah haji dan umrah Indonesia dengan memperkenalkan destinasi Arab Saudi di luar Mekah dan Madinah.
Secara bersamaan, Indonesia tengah bersiap menyambut lebih banyak wisatawan asal Saudi. Untuk mendukung hal ini, Indonesia mengusulkan pendirian Pusat Bahasa Arab dan Perhotelan di Politeknik Pariwisata Lombok.
Inisiatif tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi tenaga kerja pariwisata Indonesia agar lebih siap melayani dan mengakomodasi wisatawan Arab.
Menteri Pariwisata Kerajaan Arab Saudi Ahmed Al Khateeb menegaskan, Arab Saudi dan Indonesia memiliki hubungan pariwisata yang kuat melalui keyakinan dan budaya. “Kami sekarang bekerja sama erat dengan mitra Indonesia kami untuk memperkaya hubungan tersebut, memperluas pertukaran pariwisata, meningkatkan perjalanan pengunjung, dan menciptakan peluang bagi destinasi, bisnis, serta komunitas kami,” ujarnya.
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar