Periskop.id - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) baru saja merilis laporan mengkhawatirkan bertajuk “Analisis Strategis – Dampak Sosial Judi Online”.
Berdasarkan laporan tersebut, total akumulasi transaksi judi online di Indonesia sepanjang tahun 2017 hingga 2025 telah mencapai angka fantastis sebesar Rp1.163,9 triliun. Secara keseluruhan, tercatat ada sebanyak 956,8 juta transaksi yang terjadi dalam periode sembilan tahun tersebut.
Loncatan angka ini sangat mengejutkan jika menilik data historisnya. Pada 2017, nilai perputaran dana hanya berada di angka Rp2 triliun dengan 250 ribu transaksi. Namun, memasuki 2023, nilainya meroket tajam menjadi Rp327 triliun.
Tren peningkatan ini terus berlanjut hingga tahun 2024 yang mencatatkan angka Rp359,8 triliun sebagai puncak perputaran dana tertinggi tahunan.
Rincian Data Perputaran Dana dan Jumlah Transaksi
Berikut adalah detail rincian transaksi judi online yang dihimpun oleh PPATK:
| Tahun | Nilai Perputaran Dana (Rp) | Jumlah Transaksi |
|---|---|---|
| 2017 | 2.009.676.571.607 | 250.726 |
| 2018 | 3.975.512.890.359 | 666.104 |
| 2019 | 6.183.134.907.079 | 1.845.832 |
| 2020 | 15.768.525.166.418 | 5.634.499 |
| 2021 | 57.910.725.296.081 | 43.597.112 |
| 2022 | 104.417.674.955.287 | 104.791.427 |
| 2023 | 327.053.085.765.891 | 168.347.552 |
| 2024 | 359.813.614.827.891 | 209.572.573 |
| 2025 | 286.839.344.668.319 | 422.141.166 |
| Jumlah | 1.163.971.295.048.930 | 956.846.991 |
Data di atas menunjukkan pertumbuhan nilai transaksi yang mencapai 57.500% dari tahun 2017 ke 2025. Sementara itu, lonjakan jumlah transaksi tumbuh jauh lebih pesat lagi, yakni mencapai 381.500%.
Strategi Penyamaran dan Kemudahan Akses
Peningkatan yang sangat masif ini dipicu oleh strategi promosi yang licin dari para pelaku judi online. Mereka sering kali menyamarkan konten promosi seolah olah hiburan biasa untuk menarik minat masyarakat luas.
Beberapa taktik yang digunakan meliputi penyebaran meme, iklan pada situs streaming film ilegal, hingga penggunaan testimoni kemenangan palsu di berbagai media sosial.
Selain promosi yang agresif, kemudahan akses juga menjadi faktor pendukung utama. Pemain kini dapat mengakses situs judi kapan saja dan di mana saja melalui perangkat gawai mereka.
Proses deposit dana pun sangat variatif dan mudah, mulai dari penggunaan rekening bank, dompet elektronik (e-wallet), voucher game, sistem QRIS, hingga penggunaan pulsa telepon seluler.
Tinggalkan Komentar
Komentar