Periskop.id - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia PSSI resmi menunjuk John Herdman sebagai pelatih tim nasional Indonesia pada Sabtu (3/1). 

Penunjukan ini menjadi langkah strategis federasi dalam membangun ulang arah kepelatihan timnas setelah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja sebelumnya.

Herdman tidak hanya dipercaya menangani tim nasional senior, tetapi juga mendapat mandat tambahan untuk melatih tim nasional Indonesia U-23. 

Dengan demikian, PSSI memberikan tanggung jawab besar kepada pelatih asal Inggris tersebut untuk memastikan kesinambungan pembinaan dari level usia muda hingga tim utama.

Herdman ditunjuk untuk menggantikan posisi Patrick Kluivert, yang sebelumnya diberhentikan oleh PSSI pada 24 Oktober 2025. 

Pergantian pelatih ini menandai perubahan signifikan dalam pendekatan kepelatihan timnas, mengingat Herdman dikenal memiliki pengalaman panjang dalam membangun fondasi tim nasional di level internasional.

Pria berusia 50 tahun ini mengantongi Lisensi Pro UEFA, lisensi kepelatihan tertinggi yang memungkinkan seorang pelatih menangani klub dan tim nasional di level elite Eropa maupun internasional. 

Pengalaman dan latar belakang ini menjadi salah satu pertimbangan utama PSSI dalam memilih Herdman sebagai nakhoda baru timnas Indonesia.

Dalam karier internasionalnya, Herdman dikenal sebagai pelatih yang tidak hanya fokus pada hasil jangka pendek, tetapi juga pada pembangunan struktur tim, mentalitas pemain, dan kesinambungan program jangka panjang. 

Pendekatan ini sebelumnya berhasil diterapkannya saat menangani tim nasional Kanada.

Statistik Kepelatihan Internasional

Dalam catatan statistik kepelatihan internasional, Herdman pernah menangani dua level tim nasional Kanada, yakni tim senior dan tim U-23. Data statistik menunjukkan performa yang cukup konsisten dan kompetitif di level internasional.

Saat menangani tim nasional Kanada senior, Herdman memimpin tim dalam total 58 pertandingan. 

Dari jumlah tersebut, Kanada mencatatkan 36 kemenangan atau setara dengan 62,07%. Kekalahan tercatat sebanyak 15 laga atau 25,86%, sementara hasil imbang terjadi dalam tujuh pertandingan atau 12,07%. 

Persentase kemenangan di atas 60% menunjukkan efektivitas Herdman dalam mengelola tim di level senior internasional.

Dari sisi produktivitas, timnas Kanada di bawah asuhan Herdman mencetak total 146 gol dan kebobolan 53 gol. Statistik ini mencerminkan keseimbangan antara kekuatan menyerang dan soliditas pertahanan yang dibangun selama masa kepelatihannya.

Kemenangan terbesar yang pernah diraih Kanada di era Herdman terjadi pada 30 Maret 2021, ketika Kanada mengalahkan Kepulauan Cayman dengan skor telak 11-0 dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona CONCACAF. 

Sementara itu, kekalahan terbesar Kanada di bawah kepemimpinan Herdman tercatat dua kali dengan skor identik 1-4. 

Kekalahan pertama terjadi saat menghadapi Amerika Serikat pada 16 November 2019 dalam ajang CONCACAF Nations League. 

Kekalahan kedua terjadi di panggung yang lebih besar, yakni Piala Dunia 2022, ketika Kanada kalah dari Kroasia pada 27 November 2022. Meski demikian, partisipasi Kanada di Piala Dunia tersebut tetap dianggap sebagai pencapaian bersejarah bagi sepak bola negara tersebut.

Pengalaman di Timnas Kanada U-23

Selain menangani tim senior, Herdman juga memiliki pengalaman melatih tim nasional Kanada U-23. 

Di level ini, ia memimpin tim dalam lima pertandingan. Hasilnya, Kanada U-23 mencatat dua kemenangan, dua hasil imbang, dan satu kekalahan.

Rincian pertandingan menunjukkan bahwa Kanada U-23 di bawah asuhan Herdman menghadapi lawan-lawan kuat dari berbagai negara. Pada 7 Juni 2018, Kanada U-23 mencatat kemenangan 2-1 atas Prancis U-20 dalam laga uji coba. 

Sebelumnya, pada 3 Juni 2018, Kanada bermain imbang 1-1 melawan Jepang U-21. Pada 31 Mei 2018, Kanada U-23 meraih kemenangan 1-0 atas Turki U-20. 

Hasil imbang 0-0 tercatat saat menghadapi Portugal U-19 pada 28 Mei 2018. Sementara itu, pada 24 Maret 2018, Kanada mencatat kemenangan 1-0 atas Selandia Baru dalam laga uji coba.