periskop.id - Punya motor yang terawat, pasti menjadi dambaan bagi para pengendara. Pasalnya, perawatan ini penting untuk meningkatkan performa dan kinerja motor yang lebih maksimal. Untuk memiliki motor yang terawat, kamu harus memperhatikan kondisi motor secara rutin. Terutama bagi kamu yang mengandalkan motor sebagai kendaraan sehari-hari.

Mulai dari perawatan luar hingga dalam, kamu harus memeriksanya dengan sangat detail. Penanganan ini juga bisa kamu lakukan ketika ingin mempersiapkan liburan bersama keluarga ataupun teman.

Mengapa Harus Melakukan Perawatan Mesin Motor Secara Rutin?

Perawatan motor secara rutin bisa memberikan manfaat penting bagi pengendara. Perawatan motor yang baik mampu memberikan kinerja daya mesin motor yang optimal, lebih responsif, dan menghemat konsumsi bahan bakar.

Cara ini dilakukan bukan hanya untuk memperpanjang usia pakai motor, tapi juga menciptakan kenyamanan, keamanan, dan keselamatan bagi pengendaranya. Mengetahui langkah-langkah perawatan mesin motor menjadi suatu hal yang penting bagi para pengendara.

7 Cara Merawat Mesin Motor Tetap Halus

  1. Panaskan Mesin Motor Sebelum Dijalankan
    Sebelum melakukan perjalanan, panaskan terlebih dahulu agar mesin motor bisa terlumas oli dengan baik. Ketika sudah terlumasi, kinerja mesin pun jadi lebih maksimal dan terasa halus saat dikendarai. Kamu bisa melakukannya selama 5-10 menit untuk memperpanjang usia pakai dan performa mesin tetap terjaga.
  2. Cek Kondisi Aki
    Aki berfungsi sebagai penyalur daya listrik pada sistem elektrikal. Nantinya, aliran listrik ini akan digunakan untuk menghidupkan sistem pembakaran mesin. Oleh karena itu, memeriksa kondisi aki menjadi langkah penting untuk mencegah masalah mesin mogok dan kesusahan ketika ingin menyalakan mesin motor.
  3. Pemilihan Bahan Bakar yang Tepat
    Pilihlah jenis bahan bakar dengan kandungan oktan yang sesuai kebutuhan mesin motor kamu. Cara ini dilakukan agar kinerja mesin motor kamu selalu optimal. Bahan bakar yang berkualitas memiliki kandungan dan tingkat kebersihan yang cukup baik sehingga tidak akan meninggalkan kerak pada sistem pembakaran mesin. Selain itu, tingkat emisi gas buang yang tidak berlebihan bisa menciptakan udara lingkungan yang lebih bersih.
  4. Mengganti Oli dengan Teratur
    Oli berguna sebagai pelumas mesin ataupun komponen-komponen lainnya agar tidak menyebabkan keausan dan mengurangi gesekan yang berlebih. Mengganti oli secara teratur bisa membantu kondisi mesin motormu tetap dalam kondisi yang baik. Gantilah setiap 2 bulan sekali atau ketika motormu telah mencapai 1.000 km. Hindari oli motor dalam kondisi habis karena akan mengganggu kinerja mesin.
  5. Jaga Kebersihan Mesin
    Bersihkan mesin agar performa motor tetap berjalan lancar. Penumpukan kotoran dan debu pada mesin motor bisa menyebabkan daya mesin yang dikeluarkan menjadi tidak optimal. Bagi kamu yang menggunakan motor injeksi, cobalah untuk membersihkan bagian throttle body. Bagian ini berfungsi untuk mengatur aliran udara yang masuk ke mesin motor agar menghasilkan campuran udara dan bahan bakar yang ideal.
  6. Lakukan Tune Up Secara Berkala
    Tune up adalah proses penyetelan ulang motor agar kembali pada performa standar. Cara ini dilakukan agar kinerja mesin motor bisa kembali normal, responsif, dan tarikan lebih ringan. Tune up motor dilakukan setiap tiga bulan sekali atau ketika sudah mencapai 2.000-3.000 km. Intinya, tergantung pemakaian sehari-hari.
    Bagian yang akan diperiksa ketika proses tune up, seperti filter udara, busi, oli mesin, rem, sistem pembakaran, throttle body, ECU hingga komponen pada mesin CVT.
  7. Cuci Motor Secara Rutin
    Bagi kamu yang ingin terlihat keren, tentu menjaga tampilan motor tetap menarik menjadi hal penting. Mencuci motor bisa menjadi cara untuk membuat motor kamu lebih terlihat bersih dan menawan.
    Di samping itu, mencuci motor secara rutin juga bisa menjaga kebersihan mesin motor. Kotoran dan debu yang menumpuk bisa menyebabkan korosi dan kerusakan pada mesin motor.

Kapan Harus Melakukan Servis Motor?

Servis motor harus segera kamu lakukan ketika kondisi motor sudah tidak normal. Tanda-tanda yang mengharuskan motormu dibawa ke bengkel ketika adanya penurunan kualitas mesin, getaran pada mesin motor, dan kinerja mesin yang kurang responsif.

Ketika konsumsi bahan bakar lebih boros dan asap knalpot yang menghitam, bisa jadi tanda-tanda kalau motormu harus segera mendapatkan penanganan. Penanganan yang cepat bisa mencegah kerusakan motor yang lebih parah.