Periskop.id - Sektor transportasi niaga Indonesia bersiap menyambut gelombang besar kendaraan operasional baru. PT Agrinas Pangan Nusantara dikabarkan akan mendatangkan sebanyak 105.000 unit kendaraan pickup asal India. 

Pengadaan armada dalam skala masif ini ditujukan khusus untuk mendukung kelancaran operasional Koperasi Merah Putih di seluruh penjuru tanah air.

Dua raksasa otomotif asal Negeri Anak Benua, yakni Mahindra & Mahindra serta Tata Motors, telah ditunjuk sebagai produsen utama. 

Melansir informasi dari berbagai sumber, Mahindra & Mahindra berkomitmen mengirimkan 35.000 unit seri Scorpio Pickup. 

Sementara itu, Tata Motors menyumbang porsi lebih besar yakni 70.000 unit kendaraan yang terbagi menjadi dua varian, yaitu 35.000 unit Yodha Pickup dan 35.000 unit seri truk ringan Ultra T.7.

Adapun, spesifikasi kendaraan tersebut dapat dilihat sebagai berikut:

Mahindra & Mahindra Scorpio Pickup

Mahindra Scorpio Pickup merupakan kendaraan yang dirancang untuk kerja keras dengan kemampuan jelajah medan berat yang mumpuni. Berdasarkan data resmi Mahindra Indonesia, kendaraan ini hadir dalam pilihan single cabin dan double cabin dengan sistem penggerak roda 4x4.

Dapur pacunya dibekali mesin 2.2 liter mHawk berstandar emisi Euro 4. Mesin ini mampu menyemburkan tenaga hingga 140 PS dengan torsi maksimum mencapai 320 Nm yang disalurkan melalui transmisi manual 6 percepatan. 

Untuk dimensi kargo, varian Single Cab memiliki ukuran bak bagian dalam sebesar 2294 x 1520 x 550 mm, sedangkan varian Double Cab berukuran 1489 x 1520 x 550 mm.

Ketangguhan off-road mobil ini didukung oleh ground clearance setinggi 210 mm serta sudut approach 34 derajat. Dengan kapasitas angkut mencapai 1.095 kg untuk tipe Single Cab 4WD, Scorpio Pickup menjadi pilihan tangguh untuk logistik daerah terpencil. 

Di pasar Indonesia, harga kendaraan ini berada di kisaran Rp278 juta untuk tipe single cabin dan Rp318 juta untuk tipe double cabin.

Tata Yodha

Berbeda dengan Mahindra, Tata Motors menawarkan fleksibilitas melalui lini Tata Yodha yang memiliki beragam varian spesifikasi.

Mulai dari Yodha CNG yang ramah lingkungan dengan Gross Vehicle Weight (GVW) 3.490 kg, hingga varian Yodha 2.0 yang memiliki GVW lebih besar yakni 3.890 kg dengan tenaga mesin mencapai 100 HP.

Varian lain seperti Yodha Single Cab, Crew Cab 4x2, dan Crew Cab 4x4 juga disiapkan untuk memenuhi kebutuhan operasional yang spesifik, baik untuk angkutan barang ringan maupun kebutuhan kru lapangan. 

Mesin yang digunakan umumnya berkapasitas sekitar 2.179 cc hingga 2.956 cc tergantung modelnya. Di India, kendaraan seri Yodha ini dibanderol dengan harga sekitar 9,65 lakh rupee hingga 11,32 lakh rupee, atau setara dengan Rp178,6 juta hingga Rp209,5 juta.

Tata Ultra T.7

Untuk kebutuhan distribusi yang lebih berat, 35.000 unit Tata Ultra T.7 akan didatangkan sebagai andalan logistik. Truk ringan ini memiliki GVW sebesar 7.490 kg dan ditenagai mesin 4SP BS6 Phase 2 TCIC. 

Menariknya, truk ini dilengkapi dengan dua mode tenaga, yaitu Heavy Mode (125 PS) untuk beban maksimal dan Light Mode (100 PS) untuk efisiensi bahan bakar.

Tata Ultra T.7 dirancang serbaguna untuk berbagai sektor mulai dari distribusi pangan, farmasi, FMCG, hingga pengangkutan tabung LPG. Kendaraan ini juga dilengkapi tangki bahan bakar 90 liter dan ban radial yang tahan lama. Di India, harga unit ini berkisar antara Rp283 juta hingga Rp311,2 juta.