Periskop.id - Xiaomi kembali mengguncang pasar kendaraan listrik China lewat kehadiran Xiaomi YU7 GT, SUV listrik performa tinggi yang diklaim memiliki tenaga hingga 990 hp dan kecepatan maksimum mencapai 300 km per jam. Model terbaru ini juga hadir dengan lima pilihan warna bodi premium, serta sederet fitur baru yang menyasar segmen SUV listrik mewah berperforma tinggi.
Dilaporkan Carnewschina, Rabu (20/5), Xiaomi YU7 GT akan tersedia dalam pilihan warna Cherry Red Metallic, Volcanic Gray Metallic, Obsidian Black, Pearl White, dan Titanium Metallic. Sementara untuk interior, Xiaomi menawarkan tiga opsi kabin, yakni Racing Red Luxury Sport Seats, Iris Purple Luxury Comfort Seats, serta Night Flame Black Luxury Comfort Seats.
SUV listrik ini juga dibekali dua pilihan desain velg 21 inci yang mempertegas karakter sporty kendaraan tersebut. Xiaomi YU7 GT diposisikan sebagai varian tertinggi dari lini YU7 dengan performa paling buas.
Mobil ini menggunakan sistem penggerak empat roda dual-motor dengan motor listrik 288 kW atau setara 386 hp di bagian depan dan motor 450 kW atau 604 hp di bagian belakang. Pejabat Xiaomi bahkan menyebut motor belakang tersebut sebagai “V8s EVO” karena output tenaganya diklaim setara mesin V8 konvensional dan mampu berputar hingga 28.000 rpm.
Tenaga motor V8s EVO meningkat sekitar 5,9% berkat penggunaan modul daya silicon carbide buatan Xiaomi sendiri. Selain itu, motor juga menggunakan lembar baja silikon stator dan rotor setebal 0,15 mm untuk meningkatkan efisiensi kerja sistem listrik. Kombinasi teknologi tersebut membuat efisiensi sistem mencapai 98,38%.
Secara keseluruhan, Xiaomi YU7 GT menghasilkan tenaga gabungan 738 kW atau sekitar 990 hp. Angka ini menjadikannya salah satu SUV listrik produksi massal paling bertenaga di pasar saat ini.
Untuk mendukung performanya, Xiaomi menyematkan baterai ternary NMC berkapasitas 101,7 kWh yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 705 kilometer, berdasarkan standar CLTC China. SUV ini juga sudah menggunakan sistem tegangan tinggi 800V yang memungkinkan pengisian daya super cepat. Xiaomi mengklaim baterai dapat terisi dari 10 % hingga 80 % hanya dalam waktu 12 menit.
Konsumen Premium
Dari sisi kenyamanan dan pengendalian, YU7 GT dibekali suspensi udara dual-chamber, sistem continuous damping dual-valve, serta electronic limited-slip differential untuk meningkatkan stabilitas saat berkendara dalam kecepatan tinggi.
Xiaomi menyebut proses pengembangan dan penyetelan sasis YU7 GT dilakukan langsung oleh tim riset dan pengembangan mereka di Eropa guna menghasilkan karakter handling yang lebih presisi dan sporty.
CEO Xiaomi Lei Jun mengatakan, YU7 GT dirancang khusus untuk konsumen premium dan kalangan elite modern yang menginginkan kendaraan listrik dengan performa ekstrem sekaligus teknologi tinggi.
“YU7 GT dirancang untuk kalangan elite masa kini dan akan dipasarkan dengan harga tinggi,” kata Lei Jun.
Sebagai gambaran, Xiaomi YU7 versi reguler saat ini dipasarkan di China dengan harga mulai 253.500 yuan hingga 329.900 yuan atau sekitar Rp657 juta hingga Rp856 juta. Berdasarkan data China EV DataTracker, Xiaomi mengirimkan 9.876 unit YU7 di pasar domestik sepanjang April 2026. Secara kumulatif, total pengiriman model tersebut telah mencapai 81.499 unit.
Meski demikian, angka tersebut masih berada di bawah Tesla Model Y yang mencatat penjualan 104.948 unit di China dalam periode yang sama. Kehadiran YU7 GT memperlihatkan ambisi serius Xiaomi untuk memperkuat posisinya di industri kendaraan listrik global.
Setelah sukses lewat sedan SU7, Xiaomi kini mulai memperluas portofolio EV ke segmen SUV premium yang saat ini menjadi salah satu pasar paling kompetitif di China. Analis industri otomotif China menilai persaingan kendaraan listrik performa tinggi semakin ketat seiring munculnya merek-merek teknologi seperti Xiaomi, Huawei, hingga Nio yang mulai menantang dominasi Tesla di pasar domestik China.
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar