Periskop.id - Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad mengajak pelari atau runner se-Indonesia, untuk meramaikan Blue Ocean Minang Run BOM Run 2026 yang akan digelar di Kota Padang, Sumatera Barat pada Agustus 2026.

“Kegiatan seperti ini bukan hanya soal lomba lari tapi juga soal kebersamaan, promosi daerah, dan kebanggaan terhadap tempat yang kita miliki,” kata dia di Jakarta, Senin (9/3). 

Ia menyatakan mendukung BOM Run 2026 dan berharap banyak pelari atau runner dari seluruh Indonesia, bisa datang meramaikan ajang tersebut. Menurut dia, saat ini lari tidak hanya menjadi kegiatan olahraga, tetapi juga telah berkembang menjadi gaya hidup sekaligus magnet wisata yang mampu menggerakkan ekonomi daerah.

Ia menilai kegiatan seperti BOM Run dinilai sangat strategis jika dikemas dengan baik dan konsisten. “Saya mendukung BOM Run 2026 dan berharap banyak runner dari seluruh Indonesia bisa datang meramaikan,” ucapnya. 

Menurut dia Sumatera Barat memiliki potensi besar untuk menjadi tuan rumah kegiatan sport tourism berskala nasional karena keindahan alam, kekayaan budaya. “Kuliner khas daerah dinilai menjadi daya tarik yang bisa membuat para pelari sekaligus wisatawan datang berkunjung,” kata dia.

Nomor Khusus Lansia
Blue Ocean Minang Run (BOM Run) 2026 yang akan digelar pada 9 Agustus 2026 menghadirkan terobosan baru dengan membuka kategori lari khusus lansia 500 meter. Kategori ini menjadi simbol kuat inklusivitas, sekaligus menegaskan komitmen menjadikan olahraga sebagai ruang partisipasi lintas generasi di Kota Padang.

Ketua Pelaksana BOM Run 2026 Revdi Iwan Syahputra mengatakan, kategori lansia bukan sekadar tambahan nomor lomba, melainkan pesan sosial bahwa olahraga adalah milik semua kalangan.

“Ini bukan tentang jarak, tapi tentang semangat. Kami ingin para orang tua tetap menjadi bagian dari perayaan olahraga kota. BOM Run 2026 adalah panggung bersama, lintas usia,” kata dia

Kategori lansia 500 meter akan menempuh lintasan datar sepanjang Jalan Samudera dengan titik start dan finis di kawasan Pantai Cimpago. Lokasi tersebut dipilih karena merupakan ikon wisata pesisir Kota Padang dan selaras dengan konsep sport tourism yang diusung panitia.

"Target peserta untuk kategori ini mencapai 1.000 orang, terdiri dari 500 lansia dan 500 pendamping," kata dia.

Secara keseluruhan, BOM Run 2026 menargetkan 6.000 peserta dari berbagai kategori, mulai dari atlet, elite, publik, hingga lansia, baik lokal, nasional, maupun internasional.

“Ini adalah standar baru inklusivitas dalam event lari di Sumatera Barat. Kami ingin memastikan Kota Padang benar-benar menjadi kota sehat bagi semua,” pungkasnya.