periskop.id - Bank-bank besar yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) telah menyampaikan kinerja terbaru sepanjang tahun buku 2025. Empat bank tersebut yakni PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), dan Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI).
Dari sisi laba bersih, pertumbuhan tertinggi dicatatkan oleh Bank Mandiri dengan kenaikan sebesar 16,18% secara tahunan (yoy) menjadi Rp4,65 triliun per akhir Desember 2025. Disusul BCA yang mencatatkan laba bersih sebesar Rp57,5 triliun sepanjang 2025 atau tumbuh 4,9% yoy.
Adapun BRI mencatat laba sebesar Rp57,132 triliun pada 2025. Laba itu turun 5,78% dibanding laba tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp60,64 triliun.
Sementara itu, BNI membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp20,04 triliun sepanjang 2025, turun 6,6% dibandingkan laba BNI 2024 yang tercatat sebesar Rp21,46%.
Kredit dan DPK
Dari sisi penyaluran kredit, pertumbuhan tertinggi dicatatkan oleh BNI dengan kenaikan kredit sebesar 15,9% yoy menjadi Rp899,53 triliun hingga akhir 2025. Bank Mandiri mencatat pertumbuhan kredit sebesar 15,62% yoy menjadi Rp1.511,4 triliun pada akhir 2025.
Selanjutnya, kredit BRI tumbuh 12,3% YoY menjadi Rp1.521 triliun. Sementara itu, kredit BCA tumbuh 7,7% yoy menjadi Rp993 triliun per Desember 2025.
Dari sisi pendanaan, pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) tertinggi dicatatkan oleh BNI yang meningkat 29,2% yoy menjadi Rp1.040,83 triliun dibandingkan Rp805,51 triliun pada 2024. Bank Mandiri menghimpun DPK secara bank only sebesar Rp1.635,5 triliun atau tumbuh 17,29% yoy.
Adapun total DPK BCA tercatat sebesar Rp1.249 triliun atau tumbuh 10,2% yoy per Desember 2025. Sementara itu, total DPK BRI tercatat tumbuh 7,4% yoy menjadi Rp1.467 triliun hingga akhir 2025.
Tinggalkan Komentar
Komentar