iklan periskop
Saham

Ekspansi Gerai Baru, Fore Coffee Pakai Rp101,84 Miliar Dana Hasil IPO

FORE telah merealisasikan dana IPO Rp101,84 miliar atau 30,20% hingga akhir 2025, mayoritas untuk ekspansi gerai kopi.

6 bulan yang lalu · 2 mnt baca
Ekspansi Gerai Baru, Fore Coffee Pakai Rp101,84 Miliar Dana Hasil IPO
Ilustrasi foto salah satu gerai kopi milik PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE).Dok foto/Fore Coffe
Ukuran teks
Sedang

periskop.id - PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE) atau Fore Coffee telah merealisasikan dana hasil penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) sebesar Rp101,84 miliar hingga 31 Desember 2025.

Jumlah tersebut setara 30,20% dari total dana IPO yang berhasil dihimpun perseroan sebesar Rp353,44 miliar.

"Realisasi Penggunaan Dana (LRPD) Hasil Penawaran Umum PT Fore Kopi Indonesia Tbk (Perseroan) per 31 Desember 2025 mencapai Rp101.849.020.941," tulis Direktur dan Corporate Secretary PT Fore Kopi Indonesia Arif Tbk dalam  keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (15/1).

Arif menyampaikan sebagian besar dana yang telah terserap digunakan untuk mendukung ekspansi bisnis utama perseroan. Fore Coffee mengalokasikan Rp100,85 miliar untuk pembukaan outlet kopi baru. Serta Rp1 miliar sebagai setoran modal ke anak usaha, PT Cipta Favorit Indonesia (CFI), guna pengembangan jaringan outlet donat.

Dengan demikian, FORE masih memiliki sisa dana IPO sebesar Rp235,35 miliar yang belum direalisasikan. Dana tersebut terdiri dari alokasi ekspansi outlet kopi baru sebesar Rp174,16 miliar, setoran modal ke CFI untuk pengembangan bisnis donat senilai Rp59 miliar, serta Rp2,2 miliar yang disiapkan untuk modal kerja perseroan.

Sambil menunggu realisasi lanjutan, sisa dana IPO tersebut ditempatkan dalam rekening giro di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dengan tingkat bunga sekitar 5% per tahun.

Sebagai informasi, PT Fore Kopi Indonesia Tbk resmi melantai di Bursa Efek Indonesia pada Senin 14 April 2025 lalu dan tercatat sebagai emiten ke-12 yang melakukan pencatatan saham sepanjang tahun 2025.

Aksi ekspansi agresif FORE terus berlanjut pasca-IPO. Hingga 30 September 2025, perseroan telah membuka lebih dari 60 gerai baru. Penambahan tersebut mendorong total jaringan FORE menjadi sekitar 250 gerai yang tersebar di lebih dari 50 kota di Indonesia.

Tak hanya itu, FORE juga telah merambah pasar internasional dengan mengoperasikan gerai kopi di Singapura, yang berlokasi di kawasan Bugis Junction.

Presiden Direktur FORE Vico Lomar menegaskan strategi ekspansi gerai yang dijalankan perseroan mulai menunjukkan hasil yang signifikan. Hal ini tercermin dari lonjakan pendapatan FORE yang tumbuh 42% secara tahunan menjadi Rp1,04 triliun.

“Perseroan mengaitkan capaian kinerja tersebut dengan ekspansi jaringan gerai yang pesat, sehingga memungkinkan FORE untuk terus tumbuh secara tangguh di tengah kondisi ekonomi yang dinamis,” ujar Vico.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai dana hasil IPO, PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE), dan ekspansi dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.