Periskop.id - Pasar saham Indonesia kembali menghadapi tekanan pada perdagangan tengah pekan ini. Berdasarkan data resmi dari Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG hari ini, Kamis (29/1), ditutup pada level 8.232,20.
Angka tersebut menunjukkan penurunan sebesar 88,35 poin atau melemah sekitar 1,06% dibandingkan penutupan sebelumnya yang berada pada posisi 8.320,56.
Pergerakan indeks sepanjang hari tercatat sangat fluktuatif dengan volatilitas yang cukup tinggi. Tercatat, IHSG bergerak dalam rentang area yang lebar, dimulai dari level terendah pada angka 7.481,99 hingga sempat mencapai titik tertinggi di level 8.296,94 sebelum akhirnya menyerah di zona merah.
Penurunan IHSG dipicu oleh koreksi yang terjadi secara merata di seluruh bidang industri. Setiap sektor mencatatkan rapor merah dengan tingkat penurunan yang bervariasi. Berikut adalah rincian performa sebelas sektor saham pada perdagangan hari ini:
1. Sektor Barang Konsumen Non-Primer (IDXCYCLIC)
Sektor ini menjadi yang paling terdampak sekaligus memimpin penurunan terdalam. Dibuka pada posisi 1.326,78, IDXCYCLIC ditutup anjlok 4,78% ke level 1.263,33. Sepanjang perdagangan, sektor ini bergerak di rentang 1.199,91 hingga 1.326,76.
2. Sektor Kesehatan (IDXHEALTH)
Menyusul di posisi kedua terlemah adalah sektor kesehatan. Indeks IDXHEALTH dibuka di angka 2.023,90 dan berakhir merosot 3,82% ke level 1.946,66. Fluktuasi harian sektor ini berada di kisaran 1.876,91 sampai 2.023,78.
3. Sektor Properti dan Real Estat (IDXPROPERT)
Sektor properti berada di peringkat ketiga dalam daftar pelemahan terdalam. Sempat dibuka pada angka 1.155,68, sektor ini harus melemah 3,65% ke posisi 1.113,49 dengan pergerakan harian di rentang 1.040,15 hingga 1.155,67.
4. Sektor Perindustrian (IDXINDUST)
Sektor perindustrian dibuka pada level 2.006,63 dan mengalami koreksi sebesar 3,63%, sehingga parkir di angka 1.933,8 pada akhir sesi. Pergerakan indeks sektor ini berada di antara 1.844,91 sampai 2.006,63.
5. Sektor Barang Konsumen Primer (IDXNONCYC)
Sektor kebutuhan pokok ini juga tidak mampu bertahan. Setelah dibuka di angka 821,08, IDXNONCYC melemah sebesar 3,61% ke angka 791,47. Rentang harga harian terpantau di angka 744,07 hingga 820,90.
6. Sektor Infrastruktur (IDXINFRA)
IDXINFRA dibuka pada angka 2.525,23 dan ditutup melemah 2,86% ke posisi 2.453,04. Sepanjang hari, sektor ini bergerak pada rentang 2.241,39 sampai 2.525,24.
7. Sektor Energi (IDXENERGY)
Sektor energi yang biasanya tangguh harus ikut terkoreksi. Dibuka di level 4.219,95, indeks sektor ini melemah 2,58% ke angka 4.111,21 dengan pergerakan di kisaran 3.722,08 hingga 4.220,31.
8. Sektor Barang Baku (IDXBASIC)
Sektor barang baku dibuka pada angka 2.285,76 dan melemah 2,26% ke level 2.234,19. Fluktuasi harga harian bergerak di antara 1.978,82 sampai 2.285,76.
9. Sektor Teknologi (IDXTECHNO)
Saham-saham berbasis teknologi turut mengalami tekanan. Dibuka di angka 8.848,03, IDXTECHNO ditutup melemah 2,1% ke posisi 8.662,08. Pergerakan harian terpantau di angka 7.960,23 hingga 8.847,97.
10. Sektor Keuangan (IDXFINANCE)
Sektor keuangan menjadi sektor yang paling stabil meskipun tetap berada di zona negatif. Setelah dibuka di angka 1.447,75, sektor ini hanya melemah tipis 0,82% ke posisi 1.435,89. Rentang pergerakan indeks keuangan berada di angka 1.329,15 hingga 1.447,97.
Tinggalkan Komentar
Komentar