periskop.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan hasil evaluasi mayor untuk saham-saham penghuni indeks IDX Cyclical Economy 30. Rincian hasil evaluasi tersebut tercantum dalam Lampiran Pengumuman BEI Nomor Peng-00031/BEI.POP/2026.
Informasi saja, indeks Cyclical Economy 30 atau IDX Economic 30 ini mengukur kinerja harga dari 30 saham cyclical berdasarkan subsektor dari IDX Industrial Classification (IDXIC) yang memiliki likuiditas tinggi dan kapitalisasi pasar besar serta didukung oleh fundamental perusahaan yang baik.
Mengutip keterbukaan informasi BEI,Kamis (26/2), evaluasi mayor resmi ini akan berlaku mulai 2 Maret hingga 31 Agustus 2026, sementara perhitungan jumlah saham untuk indeks hanya berlaku dari 2 Maret sampai 29 Mei 2026.
Dalam evaluasi kali ini, terdapat lima pusahaan yang masuk indeks. Perusahaan-perusahaan tersebut antara lain PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB), PT Sentul City Tbk (BKSL), PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA), PT Kawasan Industri Jababeka Tbk(KIJA), dan PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL)
Di sisi lain, lima saham harus tersingkir dari indeks yakni PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES), PT Bank Jago Tbk (ARTO), PT MD Pictures Tbk (FILM), PT Summarecon Agung Tbk (SMRA), dan PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG). Penghapusan saham-saham tersebut merupakan dampak dari evaluasi menyeluruh atas kinerja dan likuiditas mereka selama periode penilaian.
Nantinya indeks IDX Cyclical Economy 30 sendiri mengumpulkan saham dari sektor-sektor yang kinerjanya sangat dipengaruhi oleh siklus ekonomi, termasuk finansial, barang konsumen nonprimer, serta infrastruktur.
Perubahan komposisi ini bukan sekadar pergantian nama, tapi juga sinyal arah pasar saham-saham baru dinilai punya potensi kinerja lebih kuat, sementara saham yang keluar dianggap kurang relevan untuk mencerminkan tren ekonomi saat ini. Dengan periode efektif yang segera berjalan, pelaku pasar kini akan mengamati pergerakan saham-saham baru dan lama, sekaligus menyesuaikan strategi portofolio mereka.
Daftar Lengkap Indeks Economic 30
Berikut Daftar lengkap penghuni Indeks Economic 30 periode 2 Maret hingga 31 Agustus 2026:
1. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN)
2. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM)
3. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)
4. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI)
5. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI)
6. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN)
7. PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB)
8. PT Sentul City Tbk (BKSL)
9. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI)
10. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS)
11. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS)
12. PT Barito Pacific Tbk (BRPT)
13. PT Ciputra Development Tbk (CTRA)
14. PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA)
15. PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA)
16. PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA)
17. PT Vale Indonesia Tbk (INCO)
18. PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP)
19. PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA)
20. PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA)
21. PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI)
22. PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA)
23. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA)
24. PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL)
25. PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI)
26. PT Panin Financial Tbk (PNLF)
27. PT Pakuwon Jati Tbk (PWON)
28. PT Surya Citra Media Tbk (SCMA)
29. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR)
30. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA)
Tinggalkan Komentar
Komentar