periskop.id - Direktur Utama Mandiri Sekuritas Oki Ramadhana menyoroti bahwa pejabat yang nantinya mengisi posisi kursi direksi di Bursa Efek Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) harus memiliki jiwa profesionalisme yang kuat. Selain itu, ia menegaskan pentingnya integritas tinggi agar kepemimpinan di kedua lembaga tersebut mampu menjaga kepercayaan pasar dan stabilitas industri keuangan.

"Yang penting profesional dan integritas. Itu menurut saya yang paling penting," ucapnya kepada wartawan di Jakarta Selatan, ditulis Rabu (26/2).

Namun, saat disinggung mengenai usulan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan yang mendorong generasi muda untuk menempati posisi strategis di OJK dan BEI, Oki memilih tidak memberikan tanggapan panjang. Ia hanya menyampaikan bahwa penentuan posisi tersebut sepenuhnya merupakan kewenangan pihak terkait dan perlu melalui proses seleksi yang tepat.

"Aduh, I have no comment kalau itu ya. Karena yang penting profesional," ucapnya singkat

Sebagaimana diketahui, sebelumnya Luhut mengumumkan rencananya untuk mengusulkan kepada Presiden Prabowo Subianto penempatan generasi muda di jajaran strategis Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI).

Langkah ini muncul seiring dengan upaya DEN menyusun reformasi menyeluruh di pasar modal Indonesia. Luhut meyakini, dengan posisi penting diisi anak muda yang kompeten, pihak otoritas akan lebih independen dan sulit diintervensi oleh kepentingan tertentu.

"Saya malah berpikir, usulan ini mungkin nanti akan saya laporkan langsung ke Bapak Presiden. Cari saja anak muda yang paham uang, yang sulit disogok," ujar Luhut di kantornya Jumat (13/2).

“Cari anak muda yang punya pengalaman, yang punya kredibilitas, untuk menjadi (pejabat) misal di OJK, di pasar modal, yang tidak bisa diintervensi siapa-siapa,”ucap Luhut tegas.

Saat ini, kursi strategis di bursa memang tengah mengalami perubahan. Posisi Direktur Utama diisi oleh Jeffrey Hendrik yang menjabat sebagai Pelaksana Jabatan Sementara (Pjs) Direktur Utama Bursa Efek Indonesia.

Sementara, Friderica Widyasari Dewi atau yang akrab disapa Kiki, ditetapkan sebagai Anggota Dewan Komisioner pengganti Ketua dan Wakil Ketua OJK. Adapun Hasan Fawzi kini resmi menjabat sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon (KE PMDK) OJK.