periskop.id - PT DCI Indonesia Tbk (DCII) mencatatkan kinerja keuangan sepanjang tahun 2025 dengan pertumbuhan yang kuat dan berkelanjutan. Laba bersih meningkat sebesar 25,7% menjadi 1,002 triliun di tahun 2025. Selain itu, Pendapatan perusahaan melesat 40,1% secara year on year, menembus Rp2,5 triliun dari Rp1,8 triliun pada tahun sebelumnya.
"Lonjakan ini sebagian besar ditopang oleh beroperasinya Gedung Pusat Data JK6 yang baru, serta didukung ekspansi bisnis dari pelanggan lama maupun pelanggan baru yang terus bertambah," ucap Direktur Keuangan dan Corporate Affairs DCII Evelyn dalam agenda public expose kinerja 2025 secara online Senin (30/3).
Lebih lanjut, Evelyn menyampaikan DCII juga berhasil meningkatkan profitabilitas secara absolut melalui pertumbuhan volume, ekspansi kapasitas yang terukur, dan disiplin dalam menjaga efisiensi operasional. EBITDA perusahaan tumbuh 31% menjadi Rp1,5 triliun, sementara laba bersih meningkat 25,7% menjadi Rp100 triliun.
"Seiring dengan pertumbuhan pendapatan, EBITDA perseroan tumbuh 31% menjadi 1,5 triliun, laba bersih juga meningkat sebesar 25,7% menjadi Rp1,002 triliun di tahun 2025. Pencapaian ini mencerminkan kemampuan perseroan dalam mengembangkan kapasitas dan memperluas skala operasional secara disiplin dan berkelanjutan," sambungnya
Selanjutnya, sepanjang lima tahun terakhir, perusahaan berhasil mempertahankan tren pertumbuhan yang stabil. Adapun, sejak 2021 pendapatan rata-rata perusahaan meningkat 30,7% per tahun, EBITDA tumbuh 28,7%, dan laba bersih melonjak hingga 40%.
Kemudian, total aset DCII tercatat sebesar Rp6,6 triliun pada 2025, naik rata-rata 22,1% sejak 2021, menunjukkan komitmen perusahaan untuk terus berinvestasi dalam pembangunan pusat data dan memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat.
Dari sisi liabilitas, DCII mencatat kenaikan rata-rata menjadi 10,4% menjadi Rp2,6 triliun di 2025. Dengan laba yang kuat, ekuitas perusahaan mencapai Rp4 triliun sepanjang tahun 2025 memperkuat posisi DCII sebagai market leader di industri pusat data Indonesia.
Secara keseluruhan, pencapaian ini menegaskan bahwa DCII tidak hanya berhasil mempertahankan pertumbuhan finansial, tetapi juga terus memperkuat fondasi bisnis untuk menghadapi permintaan pasar yang semakin dinamis, sekaligus menjaga posisi terdepan di industri pusat data nasional.
"Kami terus melakukan review atas struktur permodalan melalui pemanfaatan pendanaan berbiaya rendah untuk mendukung perolehan kontrak dalam skala besar serta ekspansi kapasitas pusat data kami," tutup Evelyn.
Tinggalkan Komentar
Komentar