periskop.id - PT Superior Prima Sukses Tbk (BLES) menetapkan dividen tunai senilai Rp16,8 miliar untuk tahun buku 2025. Nilai tersebut setara dengan 20% dari laba bersih perseroan.
Dividen dihitung sebesar Rp1,89 per saham, dibagikan kepada pemegang 8,89 miliar saham perusahaan bata ringan milik taipan Dermawan Suparsono itu.
Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (9/6).
Dari total laba bersih yang tersedia, sebesar Rp1 miliar dialokasikan sebagai cadangan modal. Sisa senilai Rp66,1 miliar kemudian dibukukan sebagai saldo laba perseroan.
Dari sisi kinerja operasional, BLES mencatat pertumbuhan pendapatan bersih 2,8% menjadi Rp1,5 triliun sepanjang 2025. Angka ini mencerminkan permintaan produk bata ringan yang dinilai tetap solid.
Laba kotor perseroan tercatat Rp389 miliar dengan margin 26%. Pertumbuhan penjualan itu disebut mencerminkan daya tahan produk bata ringan yang terus menguat.
Namun, laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk tergerus signifikan, yakni turun 47,5% menjadi Rp84,1 miliar. Pada 2024, angkanya masih berada di Rp160 miliar.
Penurunan laba tersebut dikaitkan dengan lonjakan beban operasional seiring ekspansi yang sedang dijalankan perseroan untuk memperbesar skala bisnis dan memperkuat posisi kompetitif.
Seiring terkoreksinya laba bersih, dividen per saham (DPS) yang dibagikan juga ikut menyusut 47% dibandingkan tahun buku 2024 yang saat itu tercatat sebesar Rp3,6 per saham.
Saat ini saham BLES diperdagangkan di level Rp132 per saham. Dengan besaran dividen yang ditetapkan, dividend yield indikatif perseroan berada di kisaran 1,4%.
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar