periskop.id - Pelatih Meksiko Javier Aguirre mengungkapkan kekecewaannya meski timnya berhasil menaklukkan Afrika Selatan dengan skor 2-0. Kemenangan itu diraih dalam laga perdana Grup A Piala Dunia 2026.
Ia menilai timnya seharusnya mampu mencetak lebih banyak gol. Meski Meksiko tampil dominan sejak peluit awal, performa mereka di sejumlah fase pertandingan masih jauh dari harapan sang arsitek.
"Pertandingan ini diperkirakan akan berakhir 4-0. Ketegangan menjadi masalah besar. Saya tidak menyukai babak pertama. Mereka banyak menguasai bola. Seharusnya ada satu gol lagi," ujar Aguirre usai laga Grup A Piala Dunia 2026 di Estadio Azteca, Jumat (12/6).
Meski begitu, Meksiko cukup efisien dalam memanfaatkan peluang yang tercipta. Gol pertama sudah lahir di menit kesembilan, berawal dari blunder lini belakang Afrika Selatan.
Erik Lira berhasil merebut bola dari kaki pemain Afrika Selatan yang tengah membangun serangan dari bawah. Bola pun bergulir ke Julian Quinones, yang langsung menusuk kotak penalti dan melepaskan tembakan mendatar. Kiper Rhonwen Williams tak mampu menjangkaunya.
Meksiko kembali menambah keunggulan pada menit ke-67. Raul Jimenez menyundul bola dari umpan terukur Roberto Alvarado untuk mengubah papan skor menjadi 2-0.
Perjalanan Meksiko di laga itu tidak sepenuhnya mulus. Cesar Montes terpaksa menerima kartu merah dan membuat El Tri bermain dengan sepuluh pemain di sisa waktu pertandingan.
Hasil ini menempatkan Meksiko di puncak klasemen sementara Grup A dengan raihan tiga poin. Afrika Selatan, sebaliknya, terpuruk di dasar klasemen tanpa satu poin pun.
Meksiko dijadwalkan kembali beraksi pada 19 Juni mendatang, menghadapi Korea Selatan di Stadion Akron Zapopan. Kemenangan perdana ini menjadi bekal berharga jelang duel tersebut.
"Kartu merah yang diterima Montes sedikit memperumit keadaan. Kami kehilangan bola di lini depan dengan cara yang ceroboh yang membuat saya kesal. Kemudian Cesar harus mengambil risiko," pungkas Aguirre.
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar