Periskop.id - Norwegia menjaga laju sempurna di Grup I Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Senegal 3-2 dalam pertandingan sengit di New York/New Jersey Stadium, Selasa pagi WIB. Erling Haaland kembali menjadi pembeda dengan dua gol, sementara Marcus Holmgren Pedersen membuka keunggulan Norwegia pada babak pertama.
Senegal tidak menyerah begitu saja. Ismaila Sarr mencetak dua gol untuk menjaga harapan Lions of Teranga, termasuk gol telat pada masa injury time. Namun, kebangkitan itu datang terlambat. Norwegia tetap bertahan dan memastikan kemenangan kedua mereka di fase grup.
Hasil ini membuat Norwegia mengoleksi enam poin dari dua laga, sama seperti Prancis yang sebelumnya mengalahkan Irak 3-0. Dengan Senegal dan Irak sama-sama belum meraih poin, Norwegia sudah berada di jalur aman menuju babak 32 besar. Laga terakhir melawan Prancis akan menentukan siapa yang keluar sebagai juara Grup I.
Babak Pertama: Senegal Menekan, Norwegia Lebih Efektif
Pertandingan berjalan cukup terbuka sejak awal. Norwegia langsung mencoba memanfaatkan postur dan kekuatan fisik mereka melalui bola-bola mati. Dalam tiga menit pertama, Norwegia sudah mendapatkan beberapa sepak pojok yang membuat pertahanan Senegal bekerja keras.
Senegal juga tidak tinggal diam. Ismaila Sarr beberapa kali menjadi motor serangan dari sisi kanan. Pada menit keenam, Sarr mengirim bola berbahaya ke arah Nicolas Jackson di kotak enam yard, tetapi kiper Norwegia Orjan Nyland sigap memotong bola.
Norwegia mendapat masalah pada menit ke-13 ketika Julian Ryerson harus ditarik keluar karena cedera. Marcus Holmgren Pedersen masuk sebagai pengganti. Pergantian cepat ini awalnya terlihat seperti pukulan bagi Norwegia, tetapi justru Pedersen kemudian menjadi pembuka jalan kemenangan.
Senegal sempat berhasil membatasi suplai bola ke Erling Haaland. Dalam 20 menit awal, Haaland tidak banyak mendapat sentuhan berbahaya. Sadio Mane juga belum terlalu terlibat, sementara Senegal lebih sering menyerang lewat sisi sayap.
Setelah water break, tempo pertandingan mulai berubah. Kedua tim tampil lebih terbuka, tetapi Senegal justru melakukan kesalahan yang berbuah fatal.
Pada menit ke-43, Norwegia akhirnya memecah kebuntuan. Gol bermula dari kegagalan Kalidou Koulibaly membuang bola dengan sempurna di area pertahanan sendiri. Pedersen yang masuk sebagai pemain pengganti bergerak cepat dan menyelesaikan peluang dari jarak dekat.
Gol itu menjadi sangat emosional bagi Pedersen. Ia mencetak gol internasional pertamanya untuk Norwegia dalam penampilan ke-33, setelah masuk karena cedera Ryerson.
Senegal mencoba merespons sebelum turun minum. Malick Diouf mengirim umpan silang yang nyaris menemukan sasaran, lalu Krépin Diatta juga mencoba membangun tekanan dari sisi kanan. Namun, peluang Senegal belum cukup bersih.
Norwegia bahkan hampir menambah gol pada masa injury time babak pertama. Haaland memanfaatkan keraguan Edouard Mendy dan mendapat peluang ke gawang kosong, tetapi tembakannya membentur tiang. Mendy kemudian masih sempat menepis sundulan Haaland di dekat garis gawang.
Babak pertama berakhir dengan keunggulan 1-0 untuk Norwegia.
Haaland Menghukum Kesalahan Senegal
Memasuki babak kedua, Norwegia langsung menaikkan intensitas. Stale Solbakken memasukkan Patrick Berg untuk memperkuat lini tengah. Pergantian ini terbukti penting karena Norwegia tampil lebih tajam setelah jeda.
Pada menit ke-48, Haaland mencetak gol kedua Norwegia. Gol itu lahir dari transisi cepat setelah Senegal kehilangan bola di lini tengah. Martin Odegaard membawa bola ke depan, lalu mengirim umpan terobosan akurat ke jalur lari Haaland.
Haaland tidak menyia-nyiakan peluang. Penyerang Manchester City itu menyelesaikan serangan dengan penyelesaian khasnya, membuat Norwegia unggul 2-0.
Gol ini menjadi bukti betapa berbahayanya Norwegia ketika mendapat ruang. Senegal sebenarnya tidak bermain pasif, tetapi setiap kesalahan kecil langsung dihukum oleh kombinasi Odegaard dan Haaland.
Senegal belum menyerah. Pada menit ke-53, Ismaila Sarr memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2. Serangan Senegal dibangun dari bola panjang yang mengarah ke Sadio Mane. Mane kemudian mengalirkan bola ke area tengah, sebelum serangan diarahkan kembali ke kotak penalti.
Sarr menyambut bola dalam situasi yang tidak mudah. Meski berada dalam tekanan dan sempat terjatuh, ia masih mampu mengarahkan bola melewati Nyland. Gol itu menghidupkan kembali pertandingan.
Setelah gol tersebut, Senegal mulai lebih percaya diri. Mereka memasukkan beberapa pemain baru untuk menambah energi, termasuk Ibrahim Mbaye dan Ismail Jakobs. Namun, momentum Senegal tidak berlangsung lama.
Haaland Cetak Gol Kedua, Norwegia Menjauh
Pada menit ke-58, Haaland kembali mencetak gol. Prosesnya berawal dari pergerakan Pedersen di sisi kanan. Umpan Pedersen sempat melewati beberapa pemain, lalu Patrick Berg mengembalikan bola ke area berbahaya.
Haaland berada di posisi ideal dan menyambar bola dengan tembakan yang membentur bagian bawah mistar sebelum masuk ke gawang. Norwegia kembali unggul dua gol, 3-1.
Gol ini menjadi gol keempat Haaland di Piala Dunia 2026. Sebelumnya, ia juga mencetak dua gol saat Norwegia menang atas Irak pada laga pertama. Dengan dua brace beruntun, Haaland ikut meramaikan persaingan top skor bersama Lionel Messi dan Kylian Mbappe.
Senegal mendapat pukulan tambahan tak lama setelah gol ketiga Norwegia. Edouard Mendy mengalami masalah pada kaki dan harus digantikan Mory Diaw pada menit ke-63. Kehilangan kiper utama membuat situasi Senegal semakin sulit.
Setelah tertinggal 1-3, Senegal mencoba semua cara untuk kembali ke pertandingan. Pape Thiaw menarik Kalidou Koulibaly dan memasukkan Pape Sarr untuk menambah tenaga di lini tengah. Keputusan ini menunjukkan Senegal tidak punya pilihan selain menyerang.
Norwegia sempat mendapat tekanan ketika David Moller Wolfe menjatuhkan Idrissa Gueye di kotak penalti. VAR meninjau insiden itu, tetapi tidak ada penalti untuk Senegal. Keputusan tersebut membuat Norwegia bisa bernapas lega.
Pada fase akhir, Senegal semakin agresif. Mereka menumpuk pemain di depan, mengandalkan kecepatan Sarr, pergerakan Mane, dan duel udara Nicolas Jackson. Norwegia mulai lebih banyak bertahan dan mencoba menjaga keunggulan.
Upaya Senegal akhirnya berbuah gol pada masa injury time. Ismaila Sarr kembali mencetak gol untuk memperkecil skor menjadi 2-3. Gol itu membuat menit-menit terakhir berjalan menegangkan, tetapi Senegal tidak punya cukup waktu untuk menyamakan kedudukan.
Norwegia Bertahan dan Menang
Norwegia berhasil menjaga keunggulan hingga peluit panjang. Kemenangan 3-2 ini terasa penting bukan hanya karena tiga poin, tetapi juga karena mereka mampu melewati tekanan besar dari Senegal pada akhir laga.
Haaland menjadi bintang utama berkat dua golnya. Namun, kemenangan Norwegia juga ditentukan oleh kontribusi Pedersen, yang awalnya masuk karena cedera Ryerson, lalu mencetak gol pembuka dan terlibat dalam proses gol ketiga.
Odegaard juga berperan besar sebagai penghubung permainan. Umpannya untuk gol pertama Haaland menunjukkan kualitasnya sebagai pengatur serangan. Sementara itu, Nyland beberapa kali membuat penyelamatan penting, terutama pada awal laga saat Senegal mencoba mengejutkan Norwegia.
Bagi Senegal, kekalahan ini sangat menyakitkan. Mereka memperlihatkan karakter dan sempat dua kali membalas lewat Sarr, tetapi kesalahan di pertahanan dan kegagalan mengantisipasi transisi Norwegia membuat mereka pulang tanpa poin.
Dengan kemenangan ini, Norwegia mengoleksi enam poin dari dua pertandingan. Mereka menyamai perolehan Prancis, yang juga sudah memenangi dua laga awal Grup I.
Norwegia dan Prancis kini sama-sama berada di posisi kuat untuk melaju ke babak 32 besar. Pertemuan keduanya pada laga terakhir akan menentukan siapa yang menjadi juara grup.
Senegal, sebaliknya, berada dalam posisi sulit. Dua kekalahan dari dua laga membuat mereka belum mendapatkan poin. Meski begitu, peluang Senegal belum sepenuhnya tertutup karena format Piala Dunia 2026 masih memberi kesempatan bagi delapan tim peringkat ketiga terbaik untuk lolos.
Namun, syaratnya berat. Senegal harus menang besar atas Irak pada laga terakhir dan berharap hasil grup lain berpihak kepada mereka.
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar