Meutya Hafid menjabat Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) sejak dilantik pada 21 Oktober 2024 dalam Kabinet Merah Putih pimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Sebelum masuk kabinet, politikus Partai Golkar ini duduk di DPR RI sejak 2010 dan memimpin Komisi I yang membidangi komunikasi, pertahanan, dan luar negeri pada 2019 sampai 2024. Kariernya berawal sebagai jurnalis televisi.
Halaman ini mengumpulkan berita Periskop.id tentang Meutya Hafid, dari kebijakan ruang digital, perlindungan data, hingga pengawasan platform dan ekosistem media. Arsipnya tersusun mundur dari yang terbaru.
Telegram hingga Pinterest Masuk Daftar Platform Risiko Tinggi bagi Anak
Kemkomdigi menetapkan 22 produk, layanan, dan fitur digital berisiko tinggi bagi anak, termasuk Telegram, Pinterest, Discord, YouTube, Lazada, dan Valorant
Baca selengkapnya →
Pemerintah Kaji Wajibkan Platform Digital Global Buka Kantor di Indonesia
Kemkomdigi mengkaji kewajiban platform digital global memiliki kantor di Indonesia untuk memperkuat pengawasan, koordinasi, dan kepatuhan regulasi
Baca selengkapnya →
Komdigi Takedown 7.908 Iklan Loker Luar Negeri Fiktif, Pencari Kerja Diminta Waspada
Pemerintah memutus akses 7.908 konten lowongan kerja luar negeri fiktif sepanjang Januari-Agustus 2026. Pencari kerja diminta memverifikasi loker melalui kanal resmi
Baca selengkapnya →
Komdigi Terbitkan SE Larang Penghangusan Sisa Kuota Internet
Komdigi menerbitkan SE Nomor 4/2026 yang mewajibkan operator seluler melindungi sisa kuota internet pelanggan, menyusul putusan MK soal larangan penghangusan kuota.
Baca selengkapnya →
Kasus Internet Tak Berizin di Mentawai, Meutya Minta Pembinaan Didahulukan daripada Pidana
Menkomdigi Meutya Hafid mendorong pembinaan dalam kasus internet tanpa izin di Mentawai, sembari menghormati proses hukum yang berjalan
Baca selengkapnya →
Indonesia Bangun AI Factory 1 GW Terbesar di Asia Tenggara
Indonesia bersiap punya AI Factory berkapasitas 1 GW lewat Zankore by Indosat, digadang jadi yang terbesar di Asia Tenggara mulai dibangun 2027.
Baca selengkapnya →
Meutya Hafid: RI Hapus 5 Juta Akun Anak Lewat PP Tunas
Komdigi klaim penurunan lima juta akun anak lewat PP Tunas melampaui pembersihan TikTok di Australia, dengan pendekatan penilaian risiko platform.
Baca selengkapnya →
Komdigi Kaji Aturan Baru usai MK Larang Kuota Hangus
MK wajibkan operator sediakan layanan agar sisa kuota internet pelanggan tetap aktif. Komdigi akan kaji penyesuaian regulasi.
Baca selengkapnya →
Komdigi Ungkap Daftar Bank dengan Rekening Judi Online Terbanyak
Komdigi merilis daftar bank dan dompet digital dengan rekening terindikasi judi online terbanyak. BCA tercatat di posisi puncak dengan ribuan rekening.
Baca selengkapnya →
Meutya: 64 PSE Sudah Serahkan Self-Assessment PP Tunas
Tiga bulan sejak PP Tunas berlaku, Kemkomdigi mencatat 64 PSE yang menaungi 175 PLF sudah serahkan penilaian mandiri, termasuk Netflix, PUBG, dan Shopee.
Baca selengkapnya →
Meutya Hafid Minta Orang Tua Awasi Anak di Platform Digital
Masih ada anak yang berhasil mengakses platform yang seharusnya dibatasi untuk usia mereka. Menteri Komdigi Meutya Hafid menegaskan regulasi saja tidak cukup tanpa peran aktif oran...
Baca selengkapnya →
Kemkomdigi Catat 19 PSE Penuhi Penilaian Mandiri PP Tunas
Sebanyak 19 PSE, termasuk pengelola TikTok dan Instagram, sudah serahkan penilaian mandiri PP Tunas ke Kemkomdigi. Proses review profil risiko dijadwalkan memakan beberapa bulan ke...
Baca selengkapnya →
