Ogi Prastomiyono adalah Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Ia lama berkarier di industri perbankan sebelum masuk ke otoritas pengawas keuangan.
Bidang yang ia awasi mencakup kinerja asuransi jiwa dan umum, penanganan perusahaan asuransi bermasalah bersama Lembaga Penjamin Simpanan, program penjaminan polis, revisi aturan dana pensiun setelah putusan Mahkamah Konstitusi, perluasan dana pensiun bagi pekerja informal, serta peralihan unit usaha syariah.
Halaman ini mengumpulkan berita Periskop.id tentang Ogi Prastomiyono, dari data industri asuransi dan dana pensiun hingga kebijakan penanganan perusahaan bermasalah. Arsipnya tersusun mundur dari yang terbaru.
OJK Revisi POJK 27/2023 Buntut Putusan MK Soal Dana Pensiun
OJK tengah merevisi aturan dana pensiun usai MK memberi hak pilih peserta soal skema pencairan manfaat pensiun, sekaligus atau berkala.
Baca selengkapnya →
OJK: 10 Perusahaan Alihkan Portofolio Unit Syariah Juli 2026
OJK mencatat 10 perusahaan asuransi sudah alihkan portofolio unit syariah ke perusahaan lain, jelang tenggat spin-off akhir 2026.
Baca selengkapnya →
OJK Dorong Dana Pensiun Jangkau 87,7 Juta Pekerja Informal di Indonesia Lewat Iuran Fleksibel
OJK mendorong DPLK membuat iuran fleksibel bagi 87,74 juta pekerja informal. Peserta pensiun sukarela saat ini baru sekitar 5,39 juta orang
Baca selengkapnya →
OJK dan LPS Bahas Nasib Asuransi Bermasalah dalam Program Penjaminan Polis
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah berkoordinasi intensif dengan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) guna membahas nasib kepesertaan perusahaan asuransi bermasalah. Langkah ini untuk...
Baca selengkapnya →
Kuartal I 2026, Laba Bersih Industri Asuransi Jiwa Meroket Tajam ke Rp7,85 Triliun
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat lonjakan laba bersih industri asuransi jiwa pada kuartal pertama 2026. Keuntungan melonjak pesat hingga menembus angka Rp7,85 triliun.
Baca selengkapnya →
Bancassurance Makin Diminati, Kontribusi Premi Capai 40,4% Kalahkan Agen
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kanal perbankan (bancassurance) mendominasi jalur pemasaran asuransi jiwa. Kontribusi premi dari bank mencapai 40,4%, jauh meninggalkan jalur...
Baca selengkapnya →
Krisis Tenaga Ahli, OJK Sebut Fenomena "Kutu Loncat" Aktuaris Asuransi Hal Wajar
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyoroti fenomena tingginya mobilitas atau "kutu loncat" tenaga aktuaris di industri asuransi. Kondisi ini dipicu oleh minimnya pasokan tenaga ahli di...
Baca selengkapnya →
Kinerja Unitlink Kembali Bangkit, OJK Siapkan Aturan Baru Setingkat POJK
Kinerja Produk Asuransi Yang Dikaitkan dengan Investasi (PAYDI) atau unitlink kembali menunjukkan tren positif. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah menyiapkan payung hukum baru set...
Baca selengkapnya →
Industri Asuransi Keteteran, OJK Beri Relaksasi Penerapan Standar Akuntansi PSAK 117
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan relaksasi batas waktu penyampaian laporan keuangan berbasis PSAK 117 bagi industri asuransi menjadi 30 Juni 2026 imbas keterbatasan SDM dan...
Baca selengkapnya →
OJK Ungkap Serangan Siber Bikin Perusahaan Asuransi Kehilangan Data Laporan Keuangan
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkap adanya perusahaan asuransi yang gagal menyusun laporan keuangan akibat serangan siber. Keamanan data kini menjadi fokus utama pengawasan lem...
Baca selengkapnya →
Imbas IHSG Anjlok, Hasil Investasi Asuransi Syariah Minus Rp121 Miliar
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat gejolak pasar modal dan geopolitik menekan kinerja investasi. Return on Investment (ROI) dana pensiun anjlok, sementara asuransi syariah merug...
Baca selengkapnya →
Badai PHK Telan Korban, OJK Catat Klaim JKP BPJS Ketenagakerjaan Meroket 91%
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat fenomena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) memicu lonjakan pencairan dana di BPJS Ketenagakerjaan. Klaim Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) merok...
Baca selengkapnya →
