periskop.id - Menyambut Hari Raya Idulfitri 2026, Astra Infra mengimbau para pemudik pengguna kendaraan listrik untuk merencanakan perjalanan dengan baik, khususnya terkait pengisian daya.

Direktur Operasional Astra Infra Toll Road Cikopo–Palimanan sekaligus Anggota Gugus Tugas Lebaran 2026 Astra Infra, Novianto Dwi Wibowo, mengatakan pihaknya telah menyiapkan berbagai fasilitas untuk mengantisipasi meningkatnya jumlah pengguna kendaraan listrik selama periode mudik.

Ia menjelaskan, seluruh rest area yang dikelola Astra Infra telah dilengkapi dengan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Bahkan, beberapa di antaranya sudah menyediakan fasilitas ultra-fast charging yang memungkinkan pengisian daya lebih cepat.

“Ini bisa dimanfaatkan secara maksimal saat melakukan perjalanan. Namun, kami juga mengimbau agar sebelum melakukan perjalanan, pengguna melakukan perencanaan dengan baik,” ucap Wibowo dalam media briefing di Jakarta, Senin (9/3).

Meski fasilitas telah disiapkan, Wibowo menekankan pentingnya perencanaan perjalanan bagi pengguna kendaraan listrik. Hal ini karena karakteristik kendaraan listrik berbeda dengan kendaraan konvensional, terutama terkait kebutuhan pengisian daya.

Ia menyarankan para pemudik untuk menentukan lokasi pengisian daya sejak sebelum perjalanan dimulai serta menyiapkan alternatif apabila rest area tujuan mengalami kepadatan.

“Ketika mengalami kepadatan, mau tidak mau kita harus memikirkan alternatif lokasi pengisian daya. Jadi ada plan A, plan B, yang perlu direncanakan terutama oleh pengguna kendaraan listrik, dengan harapan tidak mengalami permasalahan selama perjalanan,” jelasnya.

Selain itu, pengguna kendaraan listrik juga diimbau untuk tidak menunggu baterai hingga di bawah 20% sebelum melakukan pengisian daya. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga kesehatan baterai sekaligus menghindari kendala selama perjalanan.

“Jadi perencanaan dan jangan melakukan isi daya di bawah 20%. Penting sekali untuk melakukan perencanaan perjalanan,” tutupnya.