periskop.id - PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya dalam memastikan kesiapan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) untuk mendukung kelancaran perjalanan masyarakat selama Ramadhan dan Idul Fitri 2026. Infrastruktur ini menjadi salah satu penopang penting bagi pengguna kendaraan listrik yang kian meningkat jumlahnya di jalur mudik.

Direktur Distribusi PLN, Arsyadani G Akmalaputri, saat meninjau Rest Area 275A Tegal, Jawa Tengah, menyampaikan bahwa fasilitas SPKLU di lokasi tersebut sudah siap melayani pemudik. 

“Di sini, kami mengunjungi Rest Area 275A, ada 10 nozzle, ada 8 unit SPKLU. Terpantau tidak seramai di rest area lain, tetapi saya tadi sudah berkomunikasi dengan pengunjung yang melakukan pengisian dan mereka merasa nyaman karena ngecas-nya juga sangat mudah,” ujarnya dilansir dari Antara, Selasa (17/3). 

PLN juga menyiapkan posko serta ruang tunggu yang nyaman bagi pengguna.

Secara nasional, PLN bersama mitra telah menyiapkan 4.668 unit SPKLU di 3.029 titik seluruh Indonesia. Dari jumlah itu, 1.681 unit ditempatkan di jalur tol lintas Sumatera dan Jawa-Bali dengan rata-rata jarak antar-SPKLU sekitar 22 kilometer. Jarak ini dianggap ideal agar pengguna kendaraan listrik dapat mudik dengan lebih tenang tanpa khawatir kehabisan daya di tengah perjalanan.

Untuk mengantisipasi lonjakan pemudik, PLN menghadirkan konsep SPKLU Center, yakni titik pengisian dengan kapasitas besar dan fasilitas lebih lengkap dibanding SPKLU reguler. 

Infrastruktur ini dilengkapi teknologi Ultra Fast Charging (UFC) yang mampu mengisi daya jauh lebih cepat dibanding fast charging biasa. SPKLU Center juga menyediakan 10–20 slot parkir untuk pengisian simultan, cozy lounge, layanan 24 jam, serta simultan charger yang bisa melayani dua kendaraan sekaligus.

General Manager PLN UID Jawa Tengah, Bramantyo Anggun Pambudi, menambahkan bahwa pihaknya telah menyiapkan 305 unit SPKLU di 192 lokasi di Jawa Tengah. 

“Seluruh unit telah melalui proses pengecekan dan pengujian agar dapat beroperasi dengan optimal saat melayani masyarakat selama masa siaga Idul Fitri,” katanya. 

Khusus di jalur Tol Trans Jawa wilayah Jawa Tengah, tersedia 79 unit SPKLU di 24 rest area, terdiri atas 5 unit ultra fast charging, 17 unit fast charging, 29 unit medium charging, dan 28 unit standard charging.

Selain itu, PLN menyiagakan 3.606 personel serta 2 unit SPKLU Mobile untuk kondisi darurat. Semua layanan ini terintegrasi dengan aplikasi PLN Mobile melalui fitur Trip Planner dan AntreEV, yang memungkinkan pengguna merencanakan rute, mengetahui lokasi SPKLU terdekat, serta memantau antrean pengisian daya secara real time.

Menurut data Kementerian ESDM, jumlah kendaraan listrik di Indonesia terus meningkat, dengan lebih dari 17 ribu unit mobil listrik beroperasi hingga awal 2026. Pemerintah menargetkan 2 juta unit kendaraan listrik pada 2030 sebagai bagian dari transisi energi bersih.