periskop.id - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan industri olahraga merupakan kunci untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat sektor UMKM nasional. Ia menilai olahraga tidak boleh lagi dipandang sebatas kegiatan rekreasional, melainkan harus masuk ke dalam ekosistem industri yang produktif dan berdaya saing.
“Pada akhirnya, kita harus mulai membicarakan bagaimana olahraga dapat masuk ke sektor industri, menggerakkan ekonomi, dan mengembangkan UMKM. Perluasan nilai tambah ekonomi olahraga hanya dapat tercapai jika seluruh pemangku kepentingan bergerak bersama," tuturnya dalam agenda forum Indonesia Sports Summit (ISS) 2025 di Jakarta, dikutip Selasa (9/12).
Menurutnya, kolaborasi menjadi fondasi utama. Sebagai langkah konkret, Maman mengungkapkan pemerintah telah menandatangani Nota Kesepahaman antara Kementerian UMKM, Kemenpora, dan Kemendagri untuk memperkuat sinergi dalam pengelolaan dan pemanfaatan sarana olahraga pusat dan daerah.
Kerja sama ini merupakan implementasi langsung dari arahan Presiden Prabowo untuk membangun kolaborasi antara pusat, daerah, dan sektor swasta dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi berbasis olahraga. Pada tahap awal, kerja sama tersebut akan difokuskan pada optimalisasi 20 stadion sepak bola sebagai proyek percontohan. Namun, Maman memastikan program ini tidak akan berhenti pada sepak bola saja.
"Saya meyakini industri olahraga dapat menjadi landasan kuat bagi pengembangan UMKM, mengingat besarnya basis penggemar dan potensi multiplier effect-nya,” katanya.
Ia kemudian mengajak seluruh pelaku ekosistem olahraga untuk terlibat aktif, tidak hanya sebagai penonton atau penerima manfaat, tetapi juga sebagai produsen, kreator, dan penggerak dalam rantai nilai industri olahraga.
Ia juga menyoroti nilai ekonomi industri olahraga Indonesia, yang mencapai sekitar Rp41 triliun per tahun hingga 2024, dan diproyeksikan melonjak menjadi Rp96 triliun pada 2027. Angka ini diklaim sebagai bukti bahwa olahraga memiliki posisi strategis dalam peta ekonomi nasional.
"Jika kita semua berkolaborasi untuk membangun industrinya, maka olahraga tidak lagi dipandang sekadar hobi, melainkan salah satu jalan untuk menggapai masa depan ekonomi yang lebih baik,” ujarnya.
Dengan demikian, penting untuk mendorong keberpihakan publik terhadap produk olahraga buatan dalam negeri dengan mengajak masyarakat lebih percaya diri menggunakan produk lokal.
Tinggalkan Komentar
Komentar