periskop.id - Natal selalu identik dengan momen kebersamaan keluarga, dekorasi meriah, dan tentu saja hidangan istimewa di meja makan. Setiap keluarga memiliki cara sendiri untuk merayakannya, mulai dari menu tradisional yang turun-temurun hingga kreasi modern yang kekinian. 

Dari ayam rica-rica pedas khas Manado hingga kue manis seperti klappertaart dan nastar. Hidangan Natal tidak hanya memanjakan lidah, tetapi juga menghadirkan kehangatan dan kebersamaan. 

15 Ide Menu Makanan Natal

1. Ayam Budu-Budu

Di Indonesia, ada banyak pilihan hidangan yang biasanya hadir saat perayaan Natal. Salah satunya adalah ayam budu-budu, menu khas Makassar yang selalu muncul di meja makan saat Natal.

Masakan ini dibuat dari ayam yang dimasak dengan beragam rempah, diberi tambahan jeruk nipis dan asam jawa. Perpaduan bahan tersebut membuat rasanya gurih, segar, dan sangat khas.

2. Ayam Rica-Rica

Ayam rica-rica adalah salah satu hidangan Nusantara yang digemari banyak orang berkat cita rasanya yang pedas, segar, dan kaya rempah. Olahan ayam ini menjadi menu andalan untuk santapan sehari-hari, tetapi juga kerap hadir dalam berbagai momen spesial. 

Saat perayaan Natal, ayam rica-rica sering dipilih sebagai salah satu menu utama karena rasanya yang kuat, menggugah selera, dan cocok disantap bersama keluarga besar. Kombinasi pedas dan aromatiknya membuat hidangan ini selalu berhasil menambah kehangatan suasana makan saat Natal.

3. Babi Kecap

Babi kecap menjadi salah satu hidangan favorit yang sering hadir saat perayaan Natal di Indonesia, khususnya bagi keluarga yang mengonsumsi daging babi. Perpaduan rasa manis, gurih, dan aroma rempah membuat masakan ini terasa istimewa., apalagi saat disantap bersama keluarga. Biasanya, babi kecap disajikan dengan nasi hangat dan bisa dilengkapi telur rebus, tahu, atau jamur sehingga menghadirkan menu Natal yang hangat, lezat, dan mengenyangkan.

4. Babi Panggang Karo

Babi Panggang Karo (BPK) adalah hidangan khas Tanah Karo, Sumatera Utara, yang sangat populer sebagai menu spesial Natal. Masakan ini dibuat dari daging babi yang diiris tipis lalu dipanggang hingga harum dengan rempah khas. 

Disajikan bersama sambal sang-sang, daun singkong, dan kincong (kecombrang) yang telah dihaluskan dan dimasak dengan cita rasa khas. Keunikan lainnya ada pada saus pendampingnya, yaitu saus yang dibuat dari darah babi yang dimasak kembali dan diberi asam serta bumbu tradisional.

5. Ikan Arsik

Arsik, hidangan khas Sumatera Utara, menjadi salah satu bukti kekayaan rasa dalam kuliner Indonesia. Masakan ini juga kerap melengkapi menu Natal bagi banyak keluarga Indonesia. Ikan segar yang digunakan biasanya ikan mas atau nila.

Ikan arsik dimasak dengan bumbu yang penuh rempah seperti bawang merah, bawang putih, cabai, kunyit, kemiri, dan andaliman. Kehadiran andaliman memberikan aroma dan sensasi rasa yang unik. Kuah arsik yang asam segar dengan sedikit sentuhan pedas sangat pas disantap bersama nasi hangat.

6. Ikan Kuah Kuning

Ikan kuah kuning menjadi salah satu hidangan yang sering hadir di meja makan saat hari Natal, termasuk perayaan Natal. Biasanya menggunakan ikan kakap segar.

Lalu dimasak dengan aneka aromatik seperti daun jeruk, serai, dan kemangi, serta rempah-rempah seperti bawang, kemiri, dan kunyit. Kuahnya yang berwarna kuning terang tidak hanya tampak menggugah selera, tetapi juga menghadirkan aroma harum yang menenangkan.

7. Ayam Kodok

Walau disebut ayam kodok, hidangan ini sebenarnya tidak menggunakan kodok sama sekali. Tradisi menyajikannya saat Natal sudah ada sejak masa Belanda. Ayam utuh diisi dengan campuran daging ayam dan sapi giling.

Kemudian dijahit kembali dan dibumbui kecap Inggris, kecap manis, serta madu. Bentuknya mirip roasted turkey dan biasanya disajikan bersama sayuran panggang seperti wortel, buncis, dan kentang.

8. Klappertaart

Klappertaart adalah kue khas Manado yang sering hadir di berbagai momen spesial seperti Natal, Tahun Baru, hingga ulang tahun. Kue ini terkenal dengan rasa manis-gurih dan teksturnya yang lembut. 

Nama “klappertaart” berasal dari bahasa Belanda yang berarti ‘kue kelapa’. Pembuatannya dimulai dari kelapa parut yang disangrai, lalu dicampur telur, susu kental manis, dan tepung. Adonan kemudian dipanggang hingga menghasilkan kue yang lembut dan harum.

9. Babi Guling

Babi guling merupakan hidangan populer yang sering disajikan saat Natal, terutama di Bali dan Manado. Makanan ini dianggap sebagai simbol syukur dan kebersamaan keluarga. Proses memasaknya dilakukan dengan memanggang babi utuh yang telah diisi rempah-rempah aromatik. 

Hasilnya adalah daging yang empuk dengan kulit renyah, biasanya disajikan bersama lawar, sate, dan sambal matah sebagai pelengkap.

10. Kue Rambutan

Kue rambutan merupakan salah satu kue khas Natal di Indonesia yang terkenal karena bentuknya yang mirip buah rambutan. Teksturnya lembut, bercita rasa cokelat manis, dan dilapisi meses.

Kue ini banyak disukai, terutama saat momen hari raya, seperti Natal maupun Lebaran. Pembuatannya membutuhkan ketelatenan sehingga tak heran jika kue ini memiliki nilai dan harga yang cukup tinggi.

11. Gingerbread

Gingerbread atau kue jahe adalah salah satu hidangan Natal yang paling dikenal di seluruh dunia. Meski asal-usul pastinya tidak jelas karena hampir setiap negara memiliki versi resepnya sendiri, kue ini tetap menjadi bagian penting dari tradisi Natal. 

Bentuk gingerbread yang menyerupai manusia kecil dengan hiasan icing mulai populer di negara-negara Barat dan kini menjadi sajian khas yang dinikmati saat musim dingin dan perayaan Natal tiba.

Kue Poffertjes
Di Ambon, sarapan Hari Natal pertama biasanya ditemani kue poffertjes. Bentuknya mirip pancake mini dengan tekstur lembut dan ukuran yang lebih kecil. 

Meski berasal dari Belanda, kue ini kemudian diadaptasi oleh masyarakat Ambon hingga dikenal sebagai kue Natal khas setempat dengan nama poporcis atau kue pocis.

12. Lappet

Kue khas Natal lainnya adalah lappet atau lampet ombus dari Tapanuli. Kue ini dibuat dari campuran tepung beras dan kelapa parut dengan isian gula merah di bagian tengahnya. 

Bentuknya menyerupai kerucut seperti pohon pinus, dibungkus daun pisang, lalu dikukus hingga matang. Saat disantap, gula merah di dalamnya meleleh dan memberikan rasa manis yang khas.

13. Kue Bagea

Kue bagea adalah salah satu sajian khas Natal yang sayang untuk dilewatkan. Rasanya manis-gurih dan sering dinikmati sebagai camilan atau hidangan penutup. Bentuknya bulat dengan warna putih pucat. Meski bagian luarnya terasa cukup keras, teksturnya menjadi renyah ketika digigit.

14. Kue Nastar

Nastar adalah salah satu kue kering paling terkenal di Indonesia dan hampir selalu hadir di berbagai perayaan, termasuk Natal. Kue ini mudah dikenali dari tampilannya yang kuning mengilap dengan isian selai nanas manis di dalamnya yang menjadi daya tarik utamanya.