periskop.id - Bulan Ramadan merupakan bulan yang istimewa dan penuh keberkahan bagi umat Islam. Pada bulan ini, umat Islam menjalankan ibadah puasa sekaligus memperbanyak amal ibadah, seperti membaca Al-Qur'an, bersedekah, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Ramadan juga tidak terlepas dari sebuah peristiwa agung dalam sejarah Islam, yaitu Nuzulul Qur'an, peristiwa turunnya wahyu pertama Al-Qur'an kepada Nabi Muhammad Saw. melalui Malaikat Jibril di Gua Hira.
Peristiwa yang diperingati setiap tanggal 17 Ramadan ini menjadi momentum penting karena menandai awal diturunkannya Al-Qur'an sebagai petunjuk hidup, pedoman moral, dan sumber hukum bagi umat Islam hingga akhir zaman.
Pengertian Nuzulul Qu’ran
Kata nuzul berasal dari bahasa Arab nazala (نزل) yang berarti ‘turun’. Sedangkan Al-Qur’an berasal dari kata qara’a (قرأ) yang berarti ‘membaca’ atau ‘bacaan’.
Dengan demikian, Nuzulul Qur’an berarti ‘turunnya bacaan suci’ atau lebih tepatnya, turunnya wahyu dari Allah SWT kepada Nabi Muhammad Saw.
Bagi umat Islam yang membaca Al-Qur'an, Allah SWT menjanjikan pahala yang berlipat ganda. Setiap huruf hijaiyah yang dibaca akan diganjar sepuluh kebaikan.
Hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Abdullah bin Mas'ud RA yang diriwayatkan oleh Imam At-Tirmidzi, bahwa Nabi Muhammad Saw. bersabda:
مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ، وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا، لاَ أَقُولُ الم حَرْفٌ، وَلَكِنْ أَلِفٌ حَرْفٌ وَلاَمٌ حَرْفٌ وَمِيمٌ حَرْفٌ
“Man qara’a harfan min kitabillahi falahu bihi hasanatun, wal-hasanatu bi’asyri amtsaliha. Laa a-quulu alif laam miim harfun, wa laakin alifun harfun, wa laamun harfun, wa miimun harfun.”
Artinya: Barangsiapa membaca satu huruf dari Kitab Allah, maka dia mendapatkan satu pahala, dan satu kebaikan itu berlipat sepuluh kebaikan yang serupa. Aku tidak mengatakan, ‘Alif lam mim satu huruf, tapi alif satu huruf, lam satu huruf dan mim satu huruf,” (Diriwayatkan At-Tirmidzy)
Keistimewaan Nuzulul Qu’ran
1. Lebih Baik dari Malam 1000 Bulan
Malam Nuzulul Qur'an disebut lebih baik daripada malam-malam selama seribu bulan. Maksudnya, mengerjakan amalan atau beribadah di malam Nuzulul Quran nilainya lebih baik daripada ibadah selama seribu malam. Hal ini disebutkan di dalam Al-Qur'an melalui Surat Qadr.
2. Malam Penuh Keberkahan
Malam diturunkannya Al-Qur'an ke bumi, yaitu pada tanggal 17 Ramadan, disebut sebagai malam yang penuh dengan berkah. Hal ini berdasarkan firman Allah SWT di dalam Al-Qur'an Surat Ad-Dukhan.
3. Malaikat Turun ke Bumi
Malam Nuzulul Qur'an disebut sebagai malam yang istimewa, salah satunya karena para malaikat turun ke bumi, termasuk Malaikat Jibril. Hal ini berdasarkan firman Allah dalam Surat Al-Qadr.
4. Diampuni Dosa-Dosanya
Bagi mereka yang menghidupkan malam Nuzulul Qur'an, akan diampuni dosa-dosanya oleh Allah SWT.
Maksud dari menghidupkan adalah melakukan ibadah ataupun amalan-amalan dengan mengharap ampunan-Nya seperti yang diriwayatkan oleh Bukhari.
5. Takdir Tahunan Dicatat
Keistimewaan malam Nuzulul Qur'an lainnya adalah dicatatnya takdir tahunan kita. Takdir yang dimaksud meliputi rezeki, untung, mati, dan lain sebagainya. Dengan memperbanyak amalan dan ibadah pada malam Nuzulul Qur'an, diharapkan mendapatkan takdir tahunan yang penuh keberkahan. Firman Allah SWT dalam Surat Ad Dukhan.
Tinggalkan Komentar
Komentar