Periskop.id - Singapura dinobatkan sebagai negara dengan tingkat keberagaman agama tertinggi di dunia pada 2026 menurut studi terbaru bertajuk “Religious Diversity Around the World” yang dirilis oleh Pew Research Center.
Studi ini disusun berdasarkan estimasi komposisi agama tahun 2020 dari lebih 2.700 sensus dan survei global. Kategori perhitungan mencakup Kristen, Islam, Hindu, Buddha, Yahudi, penganut agama lain, serta penduduk tanpa afiliasi agama.
Berdasarkan data tersebut, Singapura memperoleh skor Indeks Keberagaman Agama (Religious Diversity Index/RDI) sebesar 9,3. Skor yang tinggi ini menunjukkan distribusi berbagai kelompok agama di sana sangat merata dibandingkan negara lain.
Meskipun umat Buddha menjadi kelompok terbesar dengan persentase 31%, komposisi penduduk Singapura sangat bervariasi. Penduduk tanpa afiliasi agama mencakup 20%, diikuti umat Kristen sebesar 19%, Muslim 16%, Hindu 5%, serta penganut agama lainnya sebanyak 9%.
Suriname berhasil menempati posisi kedua dunia dengan skor RDI 7,5. Capaian ini membuat Suriname menjadi satu satunya negara di kawasan Amerika Latin yang berhasil menembus daftar 10 besar global.
Komposisi penduduknya terdiri dari umat Kristen (53%), Hindu (22%), Muslim (13%), dan masyarakat tanpa afiliasi agama (8%).
Berikut adalah 10 besar negara dengan agama yang paling beragam:
| Peringkat | Negara | Skor Indeks Keberagaman Agama |
|---|---|---|
| 1 | Singapura | 9,3 |
| 2 | Suriname | 7,5 |
| 3 | Taiwan | 7,5 |
| 4 | Korea Selatan | 7,3 |
| 5 | Mauritius | 7,3 |
| 6 | Guinea-Bissau | 7,2 |
| 7 | Togo | 7,1 |
| 8 | Benin | 7,1 |
| 9 | Australia | 7,0 |
| 10 | Prancis | 6,9 |
Negara dengan Tingkat Keberagaman Terendah
Sebaliknya, skor RDI yang rendah menunjukkan bahwa mayoritas penduduk di negara tersebut menganut satu agama yang sama. Data mengungkapkan bahwa umat Muslim mencakup setidaknya 99% populasi di delapan dari 10 negara dengan tingkat keberagaman terendah.
Sementara itu, dua negara lainnya, yaitu Timor Leste dan Moldova, memiliki populasi yang hampir seluruhnya beragama Kristen.
Berikut adalah daftar negara dengan skor keberagaman terendah di dunia:
| Peringkat | Negara | Skor Indeks Keberagaman Agama | Komposisi Agama Dominan |
|---|---|---|---|
| 192 | Tunisia | 0,16 | 99,3% Muslim |
| 193 | Irak | 0,12 | 99,5% Muslim |
| 194 | Moldova | 0,11 | 99,5% Kristen |
| 195 | Timor-Leste | 0,11 | 99,5% Kristen |
| 196 | Sahara Barat | 0,10 | 99,6% Muslim |
| 197 | Maroko | 0,08 | 99,7% Muslim |
| 198 | Iran | 0,05 | 99,8% Muslim |
| 199 | Somalia | 0,04 | 99,8% Muslim |
| 200 | Afghanistan | 0,03 | 99,9% Muslim |
| 201 | Yaman | 0,03 | 99,9% Muslim |
Posisi Indonesia di Antara Negara Berpopulasi Besar
Dalam kategori negara berpenduduk besar, Indonesia menempati peringkat ke 6 dengan skor RDI sebesar 2,7. Namun, secara global, posisi Indonesia berada di peringkat ke 105.
Meskipun Indonesia dikenal sebagai negara multikultural, tingkat keberagamannya secara statistik dianggap moderat karena distribusinya tidak seimbang.
Data mencatat komposisi penduduk Indonesia didominasi oleh umat Muslim yang mencapai sekitar 87 persen, sementara pemeluk Kristen berada di kisaran 10 persen.
Dominasi satu kelompok besar inilah yang membuat skor Indonesia berada di bawah negara besar lain seperti Amerika Serikat (skor 5,8) atau Nigeria (skor 5,8) yang memiliki distribusi agama lebih seimbang. Berikut adalah perbandingannya:
| Negara | Peringkat Global RDI | Skor Indeks Keberagaman Agama |
|---|---|---|
| Amerika Serikat | 32 | 5,8 |
| Nigeria | 34 | 5,8 |
| Rusia | 47 | 5,4 |
| India | 78 | 4,0 |
| Brasil | 83 | 3,8 |
| Indonesia | 105 | 2,7 |
| China | 126 | 2,3 |
| Meksiko | 127 | 2,3 |
| Bangladesh | 133 | 1,9 |
| Pakistan | 165 | 0,8 |
Tinggalkan Komentar
Komentar