periskop.id - Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, menyatakan optimisme bahwa pembenahan menyeluruh di institusinya dapat diselesaikan dalam satu tahun. Hal ini menanggapi pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang menegaskan perlunya reformasi serius untuk memperbaiki citra Bea Cukai di mata publik.
"Ya, harus optimis. Kalau kita tidak optimis, kita bisa menyelesaikan semuanya tahun depan. Apakah mau pegawai Bea Cukai dirumahkan sambil tetap menerima gaji tanpa bekerja? Tentu tidak akan mau," kata Djaka kepada media di Jakarta, Rabu (3/12).
Ia menegaskan komitmen Menteri Keuangan untuk memperbaiki kinerja dan tata kelola di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai harus mendapat dukungan penuh dari seluruh pihak.
"Dengan keinginan Pak Purbaya untuk memperbaiki Bea Cukai, tentunya perlu dukungan dari seluruh masyarakat," jelasnya.
Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pihaknya tengah melakukan pembenahan serius terhadap Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Hal ini dilakukan lantaran citra Bea Cukai di masyarakat dinilai kurang baik dan harus segera diperbaiki.
"Saya sudah memanggil mereka untuk rapat internal. Saya bilang, image Bea Cukai kurang bagus di media, di masyarakat, maupun di pimpinan tertinggi kita. Jadi, kita harus memperbaikinya dengan serius," kata Purbaya kepada media di Jakarta, Kamis (27/11).
Dalam rapat internal itu, Purbaya mengatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto memberikan tenggat waktu satu tahun untuk membenahi Bea Cukai.
“Saya bilang kepada mereka, saya sudah minta waktu satu tahun dari Presiden agar sementara waktu tidak diganggu. Biarkan saya menggunakan waktu tersebut untuk memperbaiki Bea Cukai,” ujarnya.
Ia menekankan adanya ancaman serius apabila reformasi tidak berhasil. Jika kinerja Bea Cukai tidak membaik dan kepuasan publik tidak meningkat, pemerintah dapat membekukan operasional dan kembali memakai layanan verifikasi luar negeri seperti Société Générale de Surveillance (SGS), sebagaimana diterapkan sebelumnya.
“Kalau Bea Cukai tidak bisa memperbaiki kinerjanya dan masyarakat masih tidak puas, Bea Cukai bisa diganti dengan SGS, seperti pada masa lalu,” tutur Purbaya.
Tinggalkan Komentar
Komentar