periskop.id – Badan Pusat Statistik (BPS) mengonfirmasi jadwal pengumuman Berita Resmi Statistik (BRS) yang mencakup sembilan indikator ekonomi strategis, mulai dari perkembangan harga konsumen hingga data produksi pangan nasional pada awal pekan ini.
“Rilis Berita Resmi Statistik akan dilaksanakan secara hybrid melalui tatap muka, Zoom Meeting dan Youtube BPS,” tulis Kepala Biro Umum dan Hubungan Masyarakat BPS, Favten Ari Pujiastuti dalam undangan resmi yang diterima di Jakarta, Senin (2/2).
Agenda rutin bulanan ini menjadi sorotan pelaku pasar dan pengambil kebijakan. BPS akan memaparkan Perkembangan Indeks Harga Konsumen atau data inflasi untuk periode Januari 2026.
Selain inflasi konsumen, otoritas statistik juga bakal membuka data Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB) Januari 2026. Data ini penting untuk melihat pergerakan harga di tingkat grosir sebelum sampai ke konsumen akhir.
Indikator kesejahteraan petani turut menjadi materi utama. BPS dijadwalkan merilis Perkembangan Nilai Tukar Petani (NTP) periode Januari 2026 serta Perkembangan Indeks Harga Produsen pada kesempatan yang sama.
Untuk sektor jasa dan perdagangan internasional, data yang disajikan merupakan evaluasi akhir tahun lalu. BPS akan mengumumkan Perkembangan Pariwisata Nasional, Transportasi Nasional, serta kinerja Ekspor dan Impor Indonesia periode Desember 2025.
Sektor pangan yang krusial juga mendapat porsi khusus. BPS bakal memaparkan data Luas Panen dan Produksi Padi di Indonesia hasil Kerangka Sampel Area (KSA) amatan Desember 2025.
Tak ketinggalan, data komoditas pangan strategis lainnya turut dibuka. Publikasi mencakup Luas Panen dan Produksi Jagung di Indonesia yang juga berbasis hasil KSA amatan Desember 2025.
Kegiatan rilis data ini dijadwalkan berlangsung pada hari Senin, 2 Februari, mulai pukul 11.00 WIB.
Tinggalkan Komentar
Komentar