periskop.id - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meminta maskapai penerbangan Borneo Air milik Sarawak, Malaysia, membuka rute ke sejumlah daerah di Indonesia. Langkah ini dinilai penting untuk mendorong pengembangan destinasi wisata dan memperkuat sektor pariwisata nasional.

‎"Kami juga berharap maskapai penerbangan Sarawak dapat membuka rute ke sejumlah daerah dan kota di Indonesia," kata Airlangga dalam acara Indonesia Economic Summit (IES), Jakarta, Selasa (3/2). 

‎Airlangga menuturkan, Indonesia patut mengapresiasi Malaysia yang selama ini menjadi salah satu penyumbang wisatawan terbesar ke Tanah Air. Menurutnya, perluasan rute penerbangan dari Malaysia ke berbagai daerah di Indonesia akan semakin mendorong pertumbuhan sektor pariwisata nasional.

‎"Indonesia patut berterima kasih kepada Malaysia, karena Malaysia merupakan salah satu penyumbang wisatawan terbesar ke Indonesia," jelasnya. 

‎Jika dilihat dari data Badan Pusat Statistik (BPS) kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada Desember 2025 mencapai 1,41 juta kunjungan. Berdasarkan kebangsaan, wisman asal Malaysia menjadi yang terbanyak dengan porsi 17,3%, diikuti Singapura sebesar 14,5%, dan Australia sebesar 11,0%.

‎Lebih lanjut, Airlangga menilai, apabila maskapai Malaysia dapat melayani penerbangan tidak hanya ke Jakarta dan Bali, tetapi juga ke destinasi lain seperti Bangka Belitung, Medan, dan sejumlah daerah potensial lainnya, maka manfaatnya akan dirasakan kedua belah pihak.

‎"Saya yakin sektor pariwisata akan semakin berkembang dan Sarawak Air juga akan semakin menguntungkan," Airlangga mengakhiri.