banner-sheroes-yoga
Ekonomi

Diragukan Pengamat, Purbaya Buktikan Daya Beli Tetap Terjaga

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa optimistis prospek ekonomi Indonesia membaik. Ia menegaskan daya beli dapat didorong lewat kebijakan terukur tanpa memicu inflasi, dengan kepercayaan pa...

Purbaya Ungkap Ada Dugaan "Kongkalikong" Pegawai Bea Cukai Dengan Tiffany & Co.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat ditemui di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (!3/2). Periskop.id/Siti Ayu Rachma
Ukuran teks
Sedang

periskop.id - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi pandangan sejumlah pengamat yang meragukan kemampuan Indonesia memperbaiki kinerja ekonomi di tengah perlambatan daya beli masyarakat.

"Orang pernah bilang, pengamat di luar bilang, tidak mungkin ekonomi Indonesia diperbaiki karena daya beli melambat atau kurang. Saya buktikan bahwa dengan kebijakan yang tepat, daya beli bisa didorong ke atas," kata Purbaya dalam acara Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (13/2).

Menurut Purbaya, anggapan tersebut tidak sepenuhnya tepat. Ia menegaskan pemerintah mampu mendorong daya beli melalui kebijakan terukur tanpa memicu lonjakan inflasi.

"Jadi Anda jangan khawatir, prospek ekonomi ke depan akan lebih baik lagi. Karena kami tahu bagaimana mengendalikan tanpa menciptakan inflasi berlebihan," tegasnya.

Di sisi lain, ia menyebut tingkat kepercayaan pasar terhadap perekonomian nasional masih relatif terjaga meski sempat terjadi gejolak di pasar keuangan global. Purbaya mencatat pada periode November hingga Januari arus modal asing masih mencatatkan aliran masuk (capital inflow) ke dalam negeri.

Kondisi tersebut terjadi di tengah dinamika pasar modal, termasuk penyesuaian indeks global seperti MSCI. Namun demikian, pemerintah memandang stabilitas tetap terjaga selama fondasi ekonomi terus diperkuat secara konsisten.

"Kepercayaan di pasar juga, walaupun gonjang-ganjing, relatif masih cukup stabil. Bulan November, Desember, Januari kapital masih masuk ke dalam negeri, masih flow in. Walaupun ada gejolak sedikit di pasar modal, MSCI dan lain-lain," papar dia.

Bendahara Negara itu menilai perbaikan fundamental ekonomi akan menjadi faktor utama yang mendorong pertumbuhan lebih cepat ke depan. Dengan fondasi yang semakin kokoh, kinerja korporasi diperkirakan ikut membaik dan pada akhirnya tercermin pada penguatan pasar keuangan.

"Selama kami betul-betul memperbaiki fondasi perekonomian secara konsisten, ekonomi akan terus makin cepat ke depan. Perusahaan-perusahaan lain juga akan untung, pasar pasti akan naik sesuai dengan perbaikan fondasi perekonomian," pungkas Purbaya.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai inflasi, Purbaya Yudhi Sadewa, Kementerian Keuangan (Kemenkeu), fiskal, daya beli, dan ekonomi dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.