periskop.id - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pertumbuhan ekonomi yang kuat menciptakan lapangan kerja berkualitas. Bahkan mampu menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran.
Menurut Purbaya, capaian tersebut bisa digapai lantaran pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2025 menyentuh angka 5,11%.
"Ekonomi Indonesia sangat baik dan membangun optimisme. Ekonomi Indonesia full year 2025 tumbuh 5,11%, membaik kuartal demi kuartal dari 4,87% di kuartal pertama hingga 5,39% di kuartal terakhir," ucap Purbaya dalam acara Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (13/2).
Tak hanya itu, inflasi tetap terjaga rendah, daya beli masyarakat terjaga, dan surplus perdagangan yang berlanjut hingga 68 bulan berturut-turut memberikan sinyal positif.
"Artinya kita masih mempunyai daya saing yang cukup di pasar global," jelasnya.
Surplus ini mencapai US$41 miliar di tahun 2025, tumbuh 31% dibanding tahun 2024. Ini pertumbuhan yang signifikan di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Stabilitas dari sisi nilai tukar konsisten dijaga, berkolaborasi dengan bank sentral sehingga buffer cadangan devisa memadai dan investor asing di portofolio masih menjadi penopang pasar modal Indonesia.
Meskipun pasar keuangan menghadapi tantangan, Purbaya bilang pemerintah terus berkomitmen untuk mengelola fiskal dengan disiplin dan berkolaborasi dengan semua pihak.
"Sektor riil menunjukkan perbaikan yang kuat di akhir tahun 2025 dan memasuki tahun 2026 ini," tambahnya.
Aktivitas manufaktur konsisten ekspansif sejak Juli 2025 hingga Januari tahun ini. Penjualan mobil dan motor melonjak tinggi, demikian juga penjualan ritel.
Tinggalkan Komentar
Komentar