periskop.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa pastikan pemerintah tidak melakukan pembelian motor listrik untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada tahun ini. Purbaya mengungkapkan, keputusan tersebut diambil setelah dilakukan peninjauan terhadap rencana pengadaan yang sebelumnya sempat mencuat di media sosial.
"Saya tanya semalam, tahun ini ada tidak, nggak ada. Jadi tahun ini tidak ada lagi pembelian," kata Purbaya kepada media, Jakarta, Kamis (9/4).
Ia menjelaskan, sempat terjadi miskomunikasi internal terkait pengadaan motor listrik tersebut. Menurutnya, informasi awal yang diterima tidak sepenuhnya mencerminkan kondisi sebenarnya.
"(Anggaran) tahun lalu itu ada miskomunikasi kali dari anak buah saya ke saya, seingat saya, saya tanya sudah ditolak. Tapi ternyata sebgaian sudah sempat lolos," jelasnya.
Purbaya juga tidak menutup kemungkinan bahwa pengajuan pengadaan tersebut telah dilakukan sebelum dirinya menjabat sebagai Menteri Keuangan.
"Mungkin juga sudah diajukan sebelum saya jadi menteri, jadi saya nggak tahu. Tapi nanti kita lihat lagi ke depan, tapi yang jelas ke depan tidak ada lagi," terang dia.
Sebagai informasi, Badan Gizi Nasional (BGN) buka suara terkait video yang menampilkan sejumlah sepeda motor berlogo BGN di media sosial yang memicu beragam spekulasi di tengah masyarakat.
Kepala BGN, Dadan Hindayana, menjelaskan bahwa pengadaan motor tersebut merupakan bagian dari perencanaan anggaran tahun 2025 dan ditujukan untuk mendukung operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya bagi Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
“Pengadaan motor ini memang masuk dalam anggaran 2025. Fungsinya untuk mendukung operasional Kepala SPPG,” ujar Dadan dalam keterangannya, Selasa (7/4).
Meski demikian, Dadan memastikan bahwa motor tersebut hingga saat ini belum didistribusikan kepada pihak terkait. Menurutnya, kendaraan yang telah tersedia masih harus melalui proses administrasi sebagai Barang Milik Negara (BMN) sebelum dapat digunakan.
Tinggalkan Komentar
Komentar