Periskop.id - Kementerian Ketenagakerjaan memperkuat strategi penyerapan tenaga kerja muda dengan mengintegrasikan program Magang Nasional ke platform pencarian kerja digital KarirHub. Langkah ini dilakukan untuk memastikan peserta magang tidak berhenti hanya pada pengalaman belajar di perusahaan, tetapi bisa langsung melanjutkan ke tahap rekrutmen kerja secara lebih cepat dan terarah.
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan, skema tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menjembatani lulusan program magang dengan kebutuhan industri di dalam maupun luar negeri.
“Melalui transisi ini, para alumni magang tidak lagi sekadar menyelesaikan program belajar di perusahaan, melainkan langsung diarahkan ke dalam platform pasar kerja yang terintegrasi penuh dengan ribuan lowongan kerja terpercaya,” ujar Menaker dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (23/5).
Program tersebut dijalankan melalui integrasi MagangHub menuju KarirHub yang berada di bawah ekosistem SIAPkerja milik Kemnaker. Dalam sistem itu, alumni magang dapat memasukkan pengalaman kerja, portofolio, hingga kompetensi yang diperoleh selama mengikuti program magang nasional.
Data tersebut kemudian akan diproses menggunakan sistem job matching otomatis yang mencocokkan profil peserta dengan kebutuhan perusahaan perekrut. “Pengalaman yang didapatkan selama masa magang merupakan nilai jual yang sangat tinggi di mata perusahaan,” ucap Yassierli.
“Keikutsertaan dalam Magang Nasional ini terbukti memperbesar peluang talenta muda untuk dilirik oleh perekrut profesional, memperluas akses komunikasi ke berbagai perusahaan berskala nasional, serta menyederhanakan seluruh proses lamaran kerja,” imbuhnya.
Platform Rekrutmen
Untuk memperluas peluang kerja, Kemnaker juga mengintegrasikan KarirHub dengan sejumlah platform rekrutmen swasta seperti Glints, Jobstreet, Kalibrr, hingga KitaLulus. Integrasi ini diharapkan mempercepat akses pencari kerja terhadap kebutuhan industri yang terus berubah.
Langkah tersebut dinilai penting di tengah tantangan ketenagakerjaan nasional, terutama tingginya angka pengangguran usia muda. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) usia muda di Indonesia masih menjadi salah satu yang tertinggi dibanding kelompok usia lainnya.
Pemerintah menilai, pengalaman magang menjadi salah satu faktor penting untuk meningkatkan daya saing lulusan baru di pasar kerja. Sebelumnya, Kemnaker juga terus memperluas program pelatihan vokasi dan sertifikasi kompetensi berbasis kebutuhan industri sebagai bagian dari strategi link and match antara dunia pendidikan dan dunia kerja.
Melalui KarirHub, peserta cukup melakukan registrasi akun melalui platform SIAPkerja, melengkapi profil diri, memilih minat pekerjaan, mengunggah CV, serta memasukkan pengalaman magang yang dimiliki. Setelah itu, pengguna dapat langsung melamar lowongan kerja yang tersedia secara digital.
Kemnaker berharap integrasi sistem tersebut mampu mempercepat transisi generasi muda dari dunia pelatihan menuju dunia kerja, sekaligus meningkatkan kualitas tenaga kerja Indonesia di tengah persaingan industri yang semakin kompetitif.
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar