periskop.id - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang dijadwalkan menemui Presiden Prabowo Subianto sore ini guna membahas efisiensi anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG). Rencana serupa sempat terjadwal Kamis siang, namun urung terlaksana.
Nanik mengisyaratkan ada kabar positif dari hasil evaluasi anggaran MBG yang akan ia sampaikan ke presiden. Ia menolak merinci substansi laporan sebelum bertemu langsung dengan Prabowo.
"Ini kan belum, besok dibahasnya. Belum, belum. Katanya besok sore," ujar Nanik saat hendak meninggalkan Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (11/6).
Nanik sebenarnya sudah tiba di kompleks Istana sekitar pukul 14.20 WIB. Ia hanya bertahan sekitar 20 menit di sana sebelum pertemuan dengan Prabowo dinyatakan tidak jadi dilakukan.
Sebelum beranjak pergi, ia sempat memberikan sedikit bocoran soal isi laporan yang hendak disampaikan. Kabar baik soal penurunan anggaran MBG disebut menjadi poin utamanya.
"Efisiensi anggaran kabar gembira, biar turun biar turun," ucapnya saat pertama kali tiba di Istana.
Meski demikian, Nanik menutup rapat detail efisiensi yang dimaksud. Pertanyaan soal jenis efisiensi dan besaran potensi penghematan anggaran negara pun ia abaikan.
BGN, menurut Nanik, sebenarnya sudah memiliki angka-angka perkembangan program MBG. Ia menegaskan data tersebut seharusnya dilaporkan langsung ke presiden terlebih dahulu.
"Angka sudah, tapi kan dilaporkan presiden," tuturnya. Pihaknya juga disebut rutin menyerahkan laporan perkembangan MBG kepada Prabowo setiap hari.
"Mau lapor sama presiden soal efisiensi. Ya lapor dulu sama presiden, masak aku lapor sama kalian," pungkas Nanik.
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar