periskop.id - Pemerintah memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi tidak akan mengalami kenaikan hingga akhir tahun, dengan syarat harga minyak dunia tetap terkendali. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa stabilitas harga BBM sangat bergantung pada pergerakan harga minyak global.
Ia menjelaskan selama harga minyak dunia rata-rata tidak melebihi US$97 per barel, maka harga BBM bersubsidi bisa dipertahankan hingga Desember.
"Selama harga minyak tidak lebih dari US$97 per barel secara rata-rata, maka harga BBM ini bisa kita pertahankan sampai bulan Desember tahun ini," ucap Airlangga dalam konferensi pers, Jakarta, dikutip Selasa (7/4).
Ia menegaskan, kebijakan ini telah disepakati pemerintah bersama PT Pertamina (Persero) sebagai langkah menjaga daya beli masyarakat dan stabilitas ekonomi nasional.
"Seperti yang sudah diumumkan pada tanggal 31 Maret yang lalu, pemerintah dan Pertamina ini sudah memutuskan untuk tidak menaikkan harga BBM bersubsidi," terang Airlangga.
Adapun BBM subsidi yang dimaksud mencakup Pertalite dan Biosolar, yang selama ini menjadi konsumsi utama masyarakat.
"Tapi BBM bersubsidi kan ada dua, yaitu Biosolar dan Pertalite," tuturnya.
Sebagai informasi, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pemerintah akan tetap menjaga keberlanjutan subsidi bahan bakar minyak (BBM) hingga akhir tahun. Ia memastikan harga BBM bersubsidi tidak akan mengalami kenaikan.
"Saya ingin menegaskan bahwa subsidi terhadap BBM-BBM subsidi itu tidak akan dihilang, akan terus diadakan sampai dengan akhir tahun," ucap Purbaya dalam konferensi pers, Jakarta, Senin (6/4).
Purbaya menjelaskan, pemerintah telah melakukan perhitungan fiskal dengan asumsi harga minyak dunia mencapai US$100 per barel hingga akhir tahun. Melalui berbagai langkah efisiensi dan penghematan anggaran, defisit APBN diperkirakan tetap terjaga di kisaran 2,9%.
"Jadi ingin menegaskan lagi bahwa harga BBM-BBM subsidi tidak akan naik sampai akhir tahun dan anggaran saya cukup," terangnya.
Tinggalkan Komentar
Komentar