periskop.id - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membuka peluang bagi China untuk menerbitkan surat utang di pasar domestik. Hal ini merupakan hasil pembicaraan bilateral dengan Menteri Keuangan China di sela kunjungan kerja ke Amerika Serikat pekan lalu.
Purbaya menyatakan bahwa Indonesia juga akan menerbitkan Panda Bond di China, yang mendapat respons positif karena tingkat bunga di pasar keuangan China dinilai lebih kompetitif, yakni sekitar 2,3%.
"Kita bilang juga kita ingin menerbitkan Panda Bond di sana, dia amat setuju dan bunganya di Cina itu murah, cuma 2,3%, jadi kita bisa menekan cost of capital kita tadi yang sibuk interesnya," kata Purbaya dalam media briefing, Jakarta, Selasa (21/4).
Sebagai bentuk timbal balik, Purbaya memberikan lampu hijau bagi China untuk menerbitkan obligasi di Indonesia. Langkah ini diharapkan dapat memperluas basis investor serta memperdalam pasar keuangan kedua negara.
"Terus Cina juga bilang boleh gak kami terbitkan bond mereka di Indonesia, saya bilang boleh, kita timbal balik lah kalau ada investor Indonesia yang mau beli bond sama Cina boleh juga," jelasnya.
Ia menyebut, China merupakan mitra dagang terbesar Indonesia, sehingga kerja sama di sektor keuangan dan pembiayaan dinilai strategis untuk terus diperkuat. Ia pun optimistis hubungan bilateral, khususnya dalam perdagangan dan investasi, akan tetap solid ke depan.
"Jadi Cina adalah partner dagang terbesar kita, jadi pada pembicaraan itu hasilnya amat positif, saya pikir ke depan hubungan kita dengan Cina dalam hal perdagangan internasional akan tetap baik," tambahnya.
Meski demikian, Purbaya mengaku rencana tersebut juga telah disampaikan kepada para investor obligasi di Amerika Serikat.
"Tapi informasi itu saya kasih tau juga ke investor-investor bond di Amerika Serikat, jadi kita ngomongin bahasa halusnya, kalau lo gak mau yang lain ada yang mau, bunganya lebih murah lagi. Itu trade yang halus, itu cara negosiasi kita begitu. Jadi langsung naikkan jumlah incoming bid-nya signifikan," tutupnya.
Tinggalkan Komentar
Komentar