periskop.id - Pelatih Timnas Indonesia John Herdman meminta pasukannya tetap rendah hati setelah sukses menumbangkan Oman tiga gol tanpa balas. Kemenangan telak tersebut diraih dalam laga FIFA Match Day di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (5/6).

"Kami harus tetap rendah hati. Seperti yang dikatakan Emil (Audero), besok kami harus melupakan kemenangan ini dan fokus pada pertandingan berikutnya," kata Herdman pada jumpa pers pascapertandingan di SUGBK, Jumat (5/6).

Advertisement

Hasil positif ini menjadi kemenangan kedua Herdman selama menukari skuad Garuda. Istimewanya, hasil ini sekaligus memutus rekor buruk tidak pernah menang melawan Oman selama 38 tahun.

Sesuai jadwal, Indonesia akan menantang Mozambik pada laga berikutnya. Pertandingan tersebut bakal digelar di tempat yang sama pada Selasa (9/6) pukul 20.00 WIB.

Tim Merah Putih membidik kemenangan penuh pada laga mendatang. Target ini mengincar poin penting demi mendongkrak peringkat FIFA sekaligus mematangkan performa tim.

Herdman menilai kualitas permainan anak asuhnya belum sempurna. Meski begitu, para pemain berhasil mengontrol jalannya laga dengan baik sepanjang pertandingan bergulir.

Performa skuad Garuda memperlihatkan grafik menanjak. Progres ini terlihat jelas jika membandingkan performa tim saat takluk 0-1 dari Bulgaria Maret lalu.

Juru taktik asal Inggris tersebut juga melempar pujian khusus untuk lini pertahanan. Ia mengapresiasi aksi heroik Emil Audero yang sukses menepis tendangan penalti lawan.

Momen krusial penyelematan penalti itu terjadi pada fase akhir babak pertama. Aksi gemilang sang kiper berhasil menjaga momentum keunggulan Indonesia hingga laga usai.

"Kami akan terus berkembang, terus berusaha, dan berharap para suporter terus datang mendukung pertandingan kami pada hari Selasa nanti. Semoga jumlahnya lebih banyak lagi," kata Herdman.

Mantan pelatih Kanada tersebut ingin anak asuhnya mempertahankan tren positif ini. Di sisi lain, evaluasi menyeluruh tetap berjalan untuk membenahi kekurangan tim.

"Kami melihat hal-hal yang bagus, tetapi kami juga melihat area-area yang harus diperbaiki," kata Herdman.