periksop.id - Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA memastikan pembagian dividen interim termin pertama untuk tahun buku 2026 mulai dilakukan pada kuartal II tahun ini. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari komitmen perseroan dalam memberikan nilai tambah kepada pemegang saham, sejalan dengan kinerja keuangan yang tetap solid pada periode Januari-Maret 2026.

Dalam keterbukaan terkait penggunaan laba bersih pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 12 Maret 2026, manajemen BCA sebelumnya telah menyampaikan rencana pembagian dividen interim hingga tiga kali sepanjang tahun 2026. Skema ini dapat dilakukan apabila kondisi keuangan dan fundamental perseroan memungkinkan, dengan rencana distribusi per kuartal.

Advertisement

“Kami bersyukur dapat mulai merealisasikan rencana pembagian dividen interim pada kuartal II tahun buku 2026 ini. Hal ini menjadi terobosan baru bagi Perseroan, dan diharapkan dapat menambah cashflow bagi pemegang saham yang senantiasa bersama kami,” ujar Presiden Direktur BCA Hendra Lembong dalam keterangan resmi, Jumat (5/6).

Berdasarkan keputusan direksi yang telah memperoleh persetujuan dewan komisaris, dividen interim termin pertama tahun buku 2026 ditetapkan sebesar Rp20 per saham dan akan dibayarkan pada kuartal II. Dividen interim berikutnya berpotensi dibagikan dengan nominal serupa, selama kondisi perusahaan tetap mendukung.

Hendra menegaskan, keputusan pembagian dividen ini didukung oleh kondisi permodalan yang kuat dan likuiditas yang memadai. Ia juga menekankan bahwa kualitas aset serta pengembangan bisnis tetap terjaga, termasuk pada entitas anak.

“Kami berterima kasih atas kepercayaan segenap pemegang saham, sehingga Perseroan mampu membukukan kinerja positif hingga tiga bulan pertama tahun 2026,” imbuh Hendra.

Secara kinerja, per Maret 2026 BCA mencatat pertumbuhan kredit sebesar 5,6% secara tahunan (YoY) menjadi Rp994 triliun. Pertumbuhan tersebut ditopang dana pihak ketiga yang solid, dengan giro dan tabungan (CASA) mencapai Rp1.089 triliun atau naik 11,2% YoY. Laba bersih BCA dan entitas anak tercatat Rp14,7 triliun pada kuartal I 2026.

Dividen interim ini nantinya akan diperhitungkan dalam total dividen final tahun buku 2026 yang akan diputuskan dalam RUPS Tahunan pada 2027 mendatang.