periskop.id - Kepolisian Resor (Polres) Metro Kota Depok membenarkan sekitar 500 jemaah Majelis Sabilun Nahdhah menyelenggarakan ibadah salat Idulfitri lebih awal. Polisi langsung mengerahkan belasan personel keamanan guna mengawal kelancaran jalannya kegiatan keagamaan tersebut.

​Kasi Humas Polres Depok AKP Made Budi memberikan konfirmasi resmi kepada wartawan pada Kamis (19/3). "Benar, hari ini sudah ada pelaksanaan salat Idulfitri, kami mengamankan dengan jumlah personel yang dikerahkan sebanyak 15 anggota," tuturnya.

​Pelaksanaan ibadah salat sunah ini mengambil tempat di pelataran Rumah Makan Sari Kuring Sunda. Lokasi kegiatan tersebut berada di kawasan Jalan Juanda, Kota Depok.

​Rangkaian ibadah perayaan hari kemenangan ini mulai berlangsung pada pagi hari pukul 06.30 WIB. Ustaz Agus Susilo bertindak langsung sebagai penanggung jawab penuh keseluruhan acara keagamaan ini.

​Posisi imam salat Idulfitri dipercayakan kepada Ustaz Hasyim Muthofa. Sang imam memimpin ratusan jemaah melantunkan takbir menyambut datangnya bulan Syawal.

​Khotib mengangkat tema khotbah seputar momentum peningkatan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan. Takwa bukan sekadar ucapan lisan semata melainkan wajib terwujud melalui pelaksanaan amal perbuatan sebaik-baiknya.

​Penceramah turut menjabarkan karakteristik utama orang bertakwa secara mendalam. Mereka dipastikan mampu mengendalikan amarah baik dalam kondisi lapang maupun saat tertimpa kesusahan hidup.

​Pesan keagamaan lainnya menyoroti kedudukan Al-Qur'an sebagai kitab suci umat Islam. Khotib mengingatkan jemaah senantiasa menjadikan firman Tuhan tersebut sebagai tuntunan utama tanpa boleh mencampakkannya.

​Ajakan mempertebal iman dan takwa terus bergema sepanjang penyampaian khotbah. Tujuan akhir seluruh rangkaian ibadah ini semata-mata demi menggapai rida Sang Pencipta.

​Pihak kepolisian memastikan seluruh prosesi ibadah berjalan sangat lancar sejak awal hingga akhir. "Selama kegiatan shalat Idulfitri berlangsung dalam keadaan aman dan kondusif," ucapnya.

​Peristiwa pelaksanaan salat Idulfitri lebih awal ini sempat viral melalui unggahan video di media sosial Instagram @depok24jam. Rekaman visual memperlihatkan barisan saf jemaah meluber hingga memadati area pinggir jalan raya.

​Keterangan penyerta dalam unggahan video tersebut menjelaskan dasar penetapan perayaan Lebaran oleh kelompok ini. Penetapan 1 Syawal rupanya mengacu pada hasil pengamatan rukyat hilal global menyusul laporan penampakan bulan baru di wilayah Afghanistan.