Periskop.id - Lanskap kependudukan dunia mencatatkan sejarah baru pada tahun ini. Indonesia kini menjadi rumah bagi kota dengan jumlah penduduk terbanyak di planet bumi.
Berdasarkan laporan terbaru Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bertajuk World Urbanization Prospects 2025, Jakarta menempati urutan pertama sebagai wilayah perkotaan paling padat, menggeser dominasi kota-kota besar lainnya di Asia.
“Jakarta (Indonesia) adalah kota terpadat di dunia, dengan hampir 42 juta penduduk pada tahun 2025, diikuti oleh Dhaka (Bangladesh) dengan hampir 37 juta dan Tokyo (Jepang) dengan 33 juta,” jelas PBB dalam rilis resminya.
Angka 42 juta jiwa tersebut menunjukkan lonjakan yang sangat masif, yakni meningkat sekitar 64% dibandingkan data tahun 2000 yang saat itu baru mencapai 25 juta orang. Pertumbuhan rata-rata penduduk di kawasan metropolitan ini tercatat mencapai 1,97% per tahun.
Pergeseran Takhta dari Tokyo ke Jakarta
Melesatnya peringkat Jakarta ke posisi puncak tidak lepas dari fenomena krisis penduduk yang dialami oleh Jepang dalam beberapa dekade terakhir. Sementara Jakarta terus tumbuh, Tokyo justru mengalami perlambatan pertumbuhan yang signifikan.
“Dalam seperempat abad terakhir, pertumbuhan penduduk Tokyo lebih lambat dibandingkan Jakarta dan Dhaka. Akibatnya, peringkat Tokyo di antara kota-kota terbesar dunia turun dari posisi pertama pada tahun 2000 menjadi posisi ketiga pada 2025,” tulis laporan PBB tersebut.
Meskipun saat ini memegang takhta sebagai kota terbesar, PBB memprediksi posisi Jakarta akan turun ke peringkat kedua pada pertengahan abad nanti.
Hal ini disebabkan oleh laju pertumbuhan Dhaka yang diperkirakan akan melaju sangat cepat mendekati 5% per tahun hingga 2050. Pada masa itu, Dhaka diproyeksikan akan melampaui Jakarta sebagai kota terbesar dunia.
Mengapa Angka Jakarta Bisa Mencapai 42 Juta Jiwa?
Muncul pertanyaan besar mengenai validitas angka tersebut, mengingat data resmi dalam negeri sering kali menyebut penduduk Jakarta hanya berada di kisaran belasan juta jiwa. Perbedaan mencolok ini terjadi karena adanya dua definisi penghitungan yang berbeda.
PBB menjelaskan bahwa dalam revisi World Urbanization Prospects tahun 2018 yang menggunakan definisi administratif, penduduk Jakarta diproyeksikan hanya sekitar 12 juta jiwa dan berada di peringkat ke 30 dunia. Namun, laporan terbaru 2025 menggunakan standar Degree of Urbanization, yang mengubah total potret kependudukan Jakarta secara drastis.
Berikut adalah penjelasan mengapa hasil penghitungan bisa berbeda jauh:
1. Versi Degree of Urbanization (±42 Juta)
Metode ini menghitung wilayah kota berdasarkan kondisi nyata di lapangan tanpa terikat sekat birokrasi. Semua area yang secara fisik menyatu dan padat penduduk ikut dihitung sebagai satu kesatuan.
Dalam konteks ini, kawasan Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi) dianggap sebagai satu kota besar yang utuh karena aktivitas penduduknya sudah saling menyatu lintas batas wilayah.
2. Versi Statistik Resmi Negara (±12 Juta)
Metode ini hanya menghitung penduduk berdasarkan batas administratif resmi yang ditetapkan pemerintah, yaitu hanya wilayah Provinsi DKI Jakarta.
Wilayah penyangga seperti Bekasi atau Depok dianggap sebagai kota terpisah secara data, meskipun secara fisik bangunan dan pergerakan orangnya sudah menyatu dengan Jakarta.
Dengan demikian, data ini menegaskan bahwa secara fungsional dan sosiologis, Jakarta adalah megacity terbesar di dunia saat ini. Realitas di lapangan menunjukkan bahwa masyarakat sudah beraktivitas tanpa memedulikan batas wilayah administratif, menjadikan Jabodetabek sebagai satu kekuatan demografi raksasa yang tak tertandingi di level global.
Perbandingan Peringkat Kota Terpadat Dunia 2025
Untuk memberikan gambaran lebih jelas, berikut adalah rincian data 10 besar kota terpadat dunia tahun 2025 dengan perbandingan dua versi penghitungan:
| No | Kota | Peringkat (Degree of Urbanization) | Peringkat (Administratif) | Penduduk (Degree of Urbanization) | Penduduk (Administratif) |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Jakarta, Indonesia | 1 | 30 | 42 Juta | 12 Juta |
| 2 | Dhaka, Bangladesh | 2 | 4 | 37 Juta | 25 Juta |
| 3 | Tokyo, Jepang | 3 | 1 | 33 Juta | 37 Juta |
| 4 | New Delhi, India | 4 | 2 | 30 Juta | 35 Juta |
| 5 | Shanghai, China | 5 | 3 | 30 Juta | 30 Juta |
| 6 | Guangzhou, China | 6 | 20 | 28 Juta | 15 Juta |
| 7 | Kairo, Mesir | 7 | 5 | 26 Juta | 23 Juta |
| 8 | Manila, Filipina | 8 | 19 | 25 Juta | 15 Juta |
| 9 | Kolkata, India | 9 | 17 | 23 Juta | 16 Juta |
| 10 | Seoul, Korea Selatan | 10 | 37 | 22 Juta | 10 Juta |
Tinggalkan Komentar
Komentar