periskop.id – Perum Bulog menjamin ketersediaan cadangan pangan di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dalam kondisi aman dan mencukupi pada Januari 2026, dengan total stok beras mencapai belasan ribu ton yang siap disalurkan kapan saja.

“Tidak perlu ragu, per data Januari, stok cadangan pangan di wilayah Sumatera Utara ada 17.904 ton,” tegas Direktur Utama Perum Bulog Letjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani dalam keterangannya, Jumat (9/1).

Rizal merinci ribuan ton beras tersebut tidak menumpuk di satu lokasi. Stok itu tersimpan rapi di 19 komplek pergudangan Bulog yang tersebar di berbagai penjuru wilayah Sumatera Utara guna memudahkan akses distribusi.

Komoditas pangan yang tersedia tidak hanya beras. Perusahaan pelat merah ini juga memastikan stok minyak goreng di provinsi tersebut sangat memadai dengan angka tercatat mencapai 284.588 kiloliter.

Selain membahas stok, Rizal turut memaparkan realisasi penyaluran logistik untuk penanganan bencana alam. Bantuan beras pemerintah yang telah didistribusikan ke titik-titik bencana di Sumut tercatat mencapai 5.098 ton.

Dukungan juga datang dari pemerintah daerah setempat. Tercatat, sekitar 57 ton bantuan pangan dari pemda telah berhasil disalurkan kepada warga terdampak.

Bulog juga bergerak menyalurkan bantuan langsung kepada masyarakat. Angkanya cukup masif, yakni mencapai 15.211 ton beras dan 3.042 ton minyak goreng yang sudah diterima oleh warga yang membutuhkan.

Mantan perwira tinggi TNI ini menilai proses distribusi bantuan di lapangan relatif berjalan mulus. Tantangan medan di Sumatera Utara dinilai tidak seberat kondisi di provinsi tetangga.

“Sumatera Utara terdampak, tetapi tidak seperti Aceh yang bebannya lebih berat,” ungkap Rizal membandingkan situasi logistik kedua wilayah.

Kelancaran arus logistik ini diakui berkat sinergi lintas sektoral yang solid. Keterlibatan personel TNI, Polri, serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menjadi kunci suksesnya pengiriman bantuan via darat, laut, maupun udara.

“Jadi, kita seluruh stakeholder pemerintah bersatu padu untuk membantu seluruh masyarakat-masyarakat yang terdampak bencana,” pungkasnya.