Periskop.id - Presiden Prabowo Subianto meminta agar kapal milik Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Polri, dapat diperbantukan untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026.

"Kemungkinan Angkatan Laut dan Angkatan Darat punya kapal-kapal, mungkin ini bisa diperbantukan, dikoordinasikan dengan Menhub," ujar Prabowo dalam pengantar pada Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Jumat 913/3). 

Presiden meminta Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan dan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, untuk mengerahkan sarana yang dimiliki oleh TNI dan Polri dalam rangka membantu kelancaran mudik.

Prabowo menyebutkan kemungkinan kapal milik Angkatan Laut maupun Angkatan Darat dapat dikoordinasikan dengan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi untuk dimanfaatkan, dalam mendukung transportasi selama periode mudik.

Selain itu, Presiden juga mendorong Polri memanfaatkan berbagai aset dan sarana yang dapat digunakan untuk membantu kelancaran arus mudik Lebaran. "Saya kira Polri juga punya aset-aset dan sarana-sarana untuk membantu," kata Kepala Negara.

Presiden Prabowo membuka Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Jumat sore yang dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, seluruh menteri Kabinet Merah Putih, Utusan Khusus Presiden, hingga Kepala Lembaga Tinggi Negara.

Dalam pidatonya, Prabowo menyampaikan beberapa hal terkait dengan periode mudik Lebaran 2026 yang tidak lama lagi akan berlangsung. Prabowo mengingatkan, saat ini dunia penuh dengan ketidakpastian. Namun demikian, dia menyebut bahwa roda ekonomi nasional harus tetap berjalan.

Kepala Negara berharap mudik Lebaran tahun ini dapat berjalan dengan aman, lancar dan dapat menghidupkan seluruh sektor perekonomian.

"Untuk semua kementerian dan badan, saya berharap bahwa kita laksanakan persiapan menghadapi Lebaran. Kita yakinkan bahwa mudik tahun ini berjalan dengan baik, aman, nyaman, dan penuh kegembiraan. Utamakan keselamatan di jalan dan persiapkan segala aspek dengan matang," tuturnya. 

Kapal TNI AL
Sebelumnya, TNI Angkatan Laut sudah mengumumkan, akan membuka jalur baru untuk kegiatan mudik gratis pada Lebaran 2026, yakni dari Jakarta menuju Bangka Belitung menggunakan kapal perang Republik Indonesia (KRI).

"Ada permintaan dari Bangka Belitung, ini juga kemungkinan akan kita penuhi dari Jakarta ke Bangka Belitung ya," kata Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali saat jumpa pers di Dermaga Kolinlamil Jakarta Utara, Rabu.

Ali menjelaskan, dengan adanya jalur baru ini, TNI AL akan membuka layanan mudik gratis ke tiga kota, yakni Semarang, Surabaya, dan Bangka Belitung. Tidak hanya saat arus mudik, Ali memastikan pihaknya akan membuka layanan arus balik dari tiga kota tersebut menuju Jakarta.

Ali melanjutkan pihaknya akan mengerahkan dua kapal perang jenis landing platform dock (LPD). Namun, hingga saat ini, Ali belum bisa menjelaskan KRI yang akan dikerahkan untuk gelaran mudik gratis ini.

Ali menambahkan masyarakat yang ingin membawa kendaraan pribadi, terutama roda dua, bisa mengikuti program mudik gratis ini. Dia juga mengatakan, pihaknya akan mengumumkan tata cara pendaftaran mudik gratis lewat platform media sosial resmi milik TNI AL.