periskop.id - Sebuah kendaraan Isuzu Elf Microbus yang mengangkut pemudik mengalami kecelakaan di Majalengka, tepatnya di lintas Jalan Raya Panjalu-Cikijing, Blok Manggis Tonggoh, RT 004 RW 001, Desa Maniis, Kecamatan Cingambul. Kecelakaan terjadi pada Senin (23/3/2026) pukul 23.05 WIB.
Kendaraan tersebut mengalami kecelakaan tunggal dengan terjun ke jurang dan menyebabkan jatuhnya korban jiwa sebanyak 6 orang. Diketahui, kendaraan tersebut sedang dalam perjalanan mudik dari Karawang dengan tujuan Ciamis.
Kronologi Kecelakaan Microbus
Insiden bermula ketika sebuah Isuzu Elf Microbus membawa pemudik asal Karawang menuju Ciamis. Kendaraan tersebut melaju dari arah Panjalu menuju Cikijing. Saat melintasi jalan turunan yang berkelok, pengemudi diduga mengalami kelelahan sehingga microbus menjadi oleng.
Microbus sempat berusaha menghindari sepeda motor dan mobil di depannya, tapi justru oleng ke kanan hingga masuk ke dalam parit. Setelah itu, kendaraan terguling dengan posisi ban berada di atas.
Kasat Lantas Polres Majalengka, AKP Pandu Surya Renata, mengatakan bahwa insiden tersebut mengakibatkan korban jiwa. Aparat kepolisian bersama warga setempat langsung mengevakuasi para korban ke fasilitas kesehatan terdekat.
Berdasarkan hasil olah TKP, kecelakaan diduga terjadi akibat faktor alam dan kondisi pengemudi. Kabut tebal yang menyelimuti lokasi membuat jarak pandang sangat terbatas hingga sekitar lima meter. Selain itu, kondisi jalan yang terjal, menurun, dan menikung tajam turut memperparah situasi.
Pihak kepolisian juga menduga pengemudi dalam kondisi tidak fit setelah menempuh perjalanan jauh dari Karawang sejak hari Minggu menuju Ciamis.
Jumlah Korban Kecelakaan Microbus di Majalengka
Microbus yang terlibat dalam kecelakaan tersebut diketahui mengangkut 21 penumpang yang sedang mudik dari Karawang menuju Ciamis. Menurut AKP Pandu Renata, insiden itu mengakibatkan enam orang meninggal dunia.
Sementara itu, 15 penumpang lainnya mengalami luka-luka dengan kondisi yang bervariasi. Seluruh korban luka menjalani perawatan intensif di RS Talaga dan Puskesmas Cikijing, Majalengka.
Proses evakuasi hingga pemulangan jenazah juga dilakukan dengan mengerahkan sembilan unit ambulans dari Rengasdengklok menuju Majalengka untuk menjemput para korban. Pengerahan ambulans tersebut mendapat pengawalan ketat dari pihak kepolisian.
Imbauan dari Pihak Kepolisian
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut di lokasi kejadian untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut. Jalan Raya Panjalu–Cikijing sendiri dikenal memiliki karakteristik yang cukup berbahaya dengan banyak turunan dan tikungan tajam sehingga rawan terjadi kecelakaan.
Polisi juga mengimbau para pengendara agar lebih berhati-hati saat melintasi jalur rawan, terutama ketika kondisi cuaca tidak menentu dan saat berkendara pada malam hari.
Tinggalkan Komentar
Komentar