periskop.id - Insiden senggolan antara mobil Nissan Livina dan Toyota Innova di ruas Tol Ir. Wiyoto Wiyono menunjukkan kelanjutan kasus. Pihak kepolisian melalui Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani, menyatakan bahwa pengemudi Livina, Mishael Widjaja (MW) telah berhasil diidentifikasi dan diperiksa.
Sebelumnya, sebuah video sempat viral di media sosial yang memperlihatkan kedua kendaraan tersebut saling kejar-kejaran di jalan tol. Setelah itu, mobil Innova terlihat menghadang laju Livina hingga keduanya berhenti bersamaan di lajur 1. Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Jumat (3/4/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.
Lantas, bagaimana kronologi lengkap di balik kejadian ini?
Kronologi Kejadian Senggolan Livina vs Innova
Berdasarkan keterangan kronologi MW yang disampaikan kepada tim penyidik, dirinya berniat untuk pindah dari lajur 1 ke lajur 2. Di jalur 2, terdapat dua mobil Innova yang sedang melaju. Innova pertama berwarna silver berada di depan, sedangkan Innova kedua warna abu-abu berada di belakangnya.
Saat ingin berpindah ke lajur 2, MW diklakson panjang oleh mobil Innova 2 bernopol B-1188-IP. Akibatnya, MW pun tidak jadi berpindah lajur
“Di mana saat itu posisi lajur 2 berada di antara dua kendaraan, kendaraan satu di depannya Toyota Innova warna silver nopol B-1856-URB dan kendaraan dua di belakangnya Toyota Innova warna abu-abu nopol B-1188-IP,” kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani pada Rabu (8/4).
Namun, mobil Innova silver bernopol B-1856-URB justru malah memepet mobil MW. Aksi itu dilakukan secara berulang dan tanpa menunjukkan tanda-tanda menghindar. MW pun merasa panik hingga berusaha menghindar dengan menancapkan gasnya.
“Hanya memepet-mepet saja sehingga MW takut dan menancapkan gasnya, tapi tetap saja kendaraan B-1856-URB mengejar sambil memepet MW,” kata Ojo.
Berdasarkan video dari akun Instagram @ompro_autocare, terlihat mobil Livina melaju dengan cepat di lajur 1. Kemudian, disusul oleh Innova silver yang datang dari lajur 3 yang berusaha untuk memotong dan menghadang laju Livina.
MW pun berusaha untuk menghindari hadangan Innova dengan mengambil sisi kiri jalannya. Tapi, Innova terus menutup jalur Livina dengan sengaja membanting stir ke kiri untuk mengagetkan Livina.
MW pun mencari cara lain dengan mengambil sisi kanan jalan. Tapi, lagi-lagi Innova silver terus menutup jalur mobil MW dan membuat mobilnya menabrak pembatas jalan yang ada di sebelah kanan.
Kemudian, aksi kejar-kejaran keduanya berhenti di tengah lajur 1 sebelum pintu keluar Tol Kemayoran karena Innova silver secara paksa menutup laju mobil Livina. Terlihat juga Innova abu-abu ikut membantu menghadang mobil milik MW.
Setelah itu, pengemudi Innova silver terlihat turun dari kendaraannya untuk menghampiri MW dan mengambil kunci mobilnya. Pengemudi Innova silver itu juga berbicara dengan kata-kata yang kasar.
“Dan pengendara B-1856-URB turun satu orang laki-laki ingin merampas kunci dan berbicara kotor ke MW,” kata Ojo.
Tidak lama dari itu, dua orang yang terdiri dari laki-laki dan perempuan yang berasal dari kendaraan Innova abu-abu ikut meghampiri MW. Tapi, untuk yang laki-laki hanya melihat saja, sedangkan yang perempuan berusaha melerai.
“Tidak lama turun dua orang laki-laki dan perempuan dari kendaraan dua B-1188-IP, menghampiri MW juga untuk yang laki-laki memperhatikan saja dan yang perempuan sempat melerai dengan ucapan pengendara satu,” sambungnya.
MW mengaku kepada pihak polisi bahwa terjadi kesepakatan ganti rugi. Dirinya diminta untuk mengganti rugi sebesar Rp2 juta untuk mengganti kendaraan Innova silver yang mengalami lecet. MW sempat bernegosiasi untuk membayar sekitar Rp1 juta, tapi tidak dikabulkan.
“Setelah kurang lebih lima menit, argumen pengendara 1 (Toyota Silver) meminta tuntutan untuk mengganti hasil lecet kendaraannya sebesar Rp2 juta, namun dilakukan nego Rp1 juta, namun tetap meminta Rp2 juta sehingga MW menurutinya dengan mentransfer Rp2 juta,” ujar Ojo.
MW melakukan transfer ke rekening atas nama Stephen. Setelah transaksi selesai, keduanya langsung melanjutkan perjalanannya masing-masing.
Polisi Berusaha Mencari Sopir Innova Silver
Ojo mengatakan akan menelusuri keberadaan kedua sopir Innova untuk meminta keterangan lebih lanjut. Pemanggilan keduanya bertujuan untuk memastikan fakta yang terjadi di lapangan dan menyelidiki keterlibatan keduanya dalam kejadian tersebut.
“Yang masalah itu dengan (Inova Silver) B-1856-URB, tapi (Inova Abu-abu) B-1188-IP pun perlu untuk memastikan apakah ada keterlibatan atau tidak,” katanya.
Sopir Livina Ingin Perkarakan Kasus Tersebut ke Jalur Hukum
MW dikabarkan berencana ingin memperkarakan kejadian tersebut ke ranah hukum karena adanya dugaan perusakan kendaraan dan pemerasan yang dilakukan pengemudi Innova silver. MW membawa bukti berupa visum, perusakan kendaraan, dan bukti transfer.
“Rencana Saudara Mishael Widjaja akan memperkarakan pengendara Toyota Innova warna silver nopol B-1856-URB dengan bukti yang dibawa, visum, perusakan kendaraan, dan pemerasan bukti transfer,” ujar Ojo Ruslani kepada wartawan pada Rabu (8/4/2026).
Tinggalkan Komentar
Komentar