iklan periskop
Nasional

LPG Langka, Sejumlah SPPG di NTT Setop Operasional

Sejumlah SPPG di NTT menghentikan operasional sejak 8 Mei 2026 akibat kelangkaan gas elpiji 12 kg, berdampak pada layanan MBG.

2 bulan yang lalu · 2 mnt baca
Tabung, Elpiji, Gas, LPG, Gas Non-Subsidi, NonsubsidiTabung, Elpiji, Gas, LPG, Gas Non-Subsidi, Nonsubsidi
Pekerja melakukan bongkar muat gas elpiji di Kawasan Pasar Rebo, Jakarta, Senin (20/4/2026). Periskop/Arief Rachman
Ukuran teks
Sedang

periskop.id - Sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) menghentikan operasional sementara akibat kelangkaan Liquefied Petroleum Gas (LPG) atau elpiji 12 kilogram yang terjadi.

Penghentian operasional berlangsung secara bertahap dan mulai terjadi sejak 8 Mei 2026.  Dampaknya dirasakan oleh layanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di beberapa wilayah seperti Kabupaten Manggarai, Timor Tengah Utara (TTU), Kota Kupang, Kabupaten Belu, hingga Kabupaten Sumba Barat.

"SPPG berhenti operasional sementara disebabkan kelangkaan gas di beberapa wilayah Provinsi NTT. Penghentian berlangsung bertahap sejak 8 Mei 2026," ujar Deputi Pemantauan dan Pengawasan Badan Gizi Nasional (BGN), Dadang Hendrayudha, dalam keterangannya, Rabu (13/5).

Dadang menjelaskan, penghentian operasional pertama terjadi di Kabupaten Manggarai pada 8 Mei 2026. Sejumlah SPPG di wilayah tersebut tidak dapat melanjutkan aktivitas produksi makanan karena keterbatasan pasokan gas.

Selanjutnya, penghentian operasional meluas pada 11 hingga 12 Mei 2026 ke sejumlah daerah lain di NTT, termasuk Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Kota Kupang, Kabupaten Belu, dan Kabupaten Sumba Barat.

Kelangkaan gas tersebut, katanya, memengaruhi kelancaran penyediaan makanan karena sebagian besar SPPG menggunakan elpiji 12 kg untuk mendukung kegiatan produksi harian.

"Kelangkaan gas elpiji 12 kilogram memengaruhi operasional SPPG di lapangan sehingga beberapa layanan belum dapat berjalan normal sampai pasokan kembali tersedia," tuturnya.

Lebih jauh, BGN saat ini terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan distribusi gas kembali normal agar operasional SPPG dapat segera berjalan kembali.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Makan Bergizi Gratis (MBG), LPG, dan gas elpiji dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.