periskop.id - Malaysia Fair 2026 resmi dibuka di Gandaria City, Jakarta Selatan, Kamis (4/6). Pameran ini menghadirkan layanan kesehatan, destinasi wisata, dan peluang pendidikan dari Malaysia dalam satu ajang yang berlangsung hingga 7 Juni 2026.
Chief Executive Officer Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC), Suriaghandi Suppiah, menegaskan bahwa Indonesia masih menjadi pasar terbesar industri wisata medis Malaysia. Sepanjang 2025, kunjungan wisatawan kesehatan asal Indonesia mencapai 970.000 orang dengan kontribusi pendapatan sekitar RM2,2 miliar, tumbuh 23% dibanding tahun sebelumnya.
“Melalui pameran ini, kami ingin menghadirkan layanan kesehatan Malaysia yang terpercaya kepada masyarakat Indonesia sekaligus memperkuat posisi Malaysia sebagai destinasi pilihan untuk layanan kesehatan berkualitas internasional, pelayanan penuh empati, dan pengalaman pasien yang menyeluruh,” ujar Suriaghandi dalam pembukaan Malaysia Fair 2026 di Gandaria City, Jakarta Selatan, Kamis (4/6).
Pameran ini diselenggarakan oleh MHTC bersama Tourism Malaysia. Acara pembukaannya dihadiri oleh Chargé d’Affaires Malaysia untuk Indonesia, Farzamie Sarkawi; Director General Tourism Malaysia, Mohd Amirul Rizal Abdul Rahim; serta Suriaghandi selaku CEO MHTC. Penyanyi Dato’ Sri Siti Nurhaliza, yang juga menjabat sebagai Brand Ambassador MHTC, turut memeriahkan momen tersebut.
Malaysia Fair 2026 menjadi bagian dari promosi dua kampanye nasional Malaysia sekaligus. Pertama, Malaysia Year of Medical Tourism 2026 (MYMT2026) bertema “Healing Meets Hospitality”. Kedua, Visit Malaysia 2026 (VM2026) bertema “Surreal Experiences”. Lewat pameran ini, Malaysia memperkenalkan ekosistem wisata medis terintegrasi kepada publik Indonesia.
Director General Tourism Malaysia, Mohd Amirul Rizal Abdul Rahim, menegaskan bahwa Indonesia merupakan salah satu pasar pariwisata terpenting bagi Malaysia. Ia merinci, saat ini tersedia lebih dari 610 penerbangan langsung per pekan yang menghubungkan berbagai kota di Indonesia dengan destinasi utama di Malaysia. Rute langsung Jakarta–Kota Bharu dijadwalkan mulai beroperasi pada 16 Juni 2026.
Sebanyak 20 rumah sakit unggulan Malaysia turut berpartisipasi dalam pameran ini, di antaranya Island Hospital Penang, Institut Jantung Negara, Mahkota Medical Centre, dan Subang Jaya Medical Centre. Pengunjung dapat berkonsultasi langsung dengan para profesional kesehatan dari rumah sakit tersebut di lokasi pameran.
Selain layanan medis, pameran ini juga membuka ruang bagi calon mahasiswa untuk menjajaki pilihan studi di Malaysia. Sejumlah universitas seperti Taylor’s University, UCSI University, INTI International University, Todak Academy, dan MILA University hadir memberikan informasi langsung kepada pengunjung.
Tujuh agen perjalanan turut meramaikan pameran dengan menawarkan berbagai paket wisata ke Malaysia. Malaysia Airlines bertindak sebagai official airline partner, sementara BCA menyediakan beragam promo transaksi dan cashback selama acara berlangsung.
Di sisi hiburan, Malaysia Fair 2026 menghadirkan pertunjukan tarian tradisional, penampilan Malaysia’s Teh Tarik King, serta ragam aktivitas interaktif untuk keluarga. Kolaborasi lintas sektor—mulai dari kesehatan, pariwisata, pendidikan, hingga kuliner—diharapkan semakin mempererat hubungan bilateral Indonesia-Malaysia sekaligus mendorong peningkatan kunjungan warga Indonesia ke negeri jiran tersebut.
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar