Periskop.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Selasa (21/7) pagi. Pada pukul 09.00 WIB, IHSG naik 34,65 poin atau 0,59% ke level 6.268,71.

Penguatan ini terjadi di tengah pergerakan variatif saham-saham di bursa. Sebanyak 304 saham naik, 84 saham turun, dan 260 saham lainnya stagnan.

Delapan dari sebelas indeks sektoral tercatat menguat dan menopang kenaikan IHSG pagi ini. Sektor teknologi menjadi yang paling kencang naik dengan kenaikan 1,22%, disusul sektor barang baku yang naik 0,65% dan sektor energi 0,64%.

Sementara itu, tiga indeks sektoral lainnya justru bergerak di zona merah. Sektor perindustrian tercatat paling dalam koreksinya dengan pelemahan 0,34%, diikuti sektor kesehatan yang turun 0,23% dan sektor barang konsumen siklikal yang melemah 0,10%.

Dari sisi transaksi, total volume perdagangan saham di bursa pagi ini mencapai 1,70 miliar saham. Nilai transaksi tercatat sebesar Rp726,38 miliar.

Untuk jajaran top gainer LQ45, saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) memimpin dengan kenaikan 3,99%. Posisi kedua ditempati PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) yang naik 2,99%, sedangkan PT Indosat Tbk (ISAT) melengkapi tiga besar dengan penguatan 2,09%.

Kenaikan saham-saham tersebut sejalan dengan tren positif sektor teknologi dan energi yang jadi motor penggerak IHSG pagi ini.

Di sisi lain, sejumlah saham LQ45 justru tertekan dan masuk jajaran top losers. PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) mencatat pelemahan terbesar sebesar 0,55%.

Posisi berikutnya diisi PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) yang turun 0,41% dan PT XL SMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) dengan koreksi 0,38%.

Pelemahan saham-saham tersebut turut dipengaruhi tekanan yang terjadi di sektor perindustrian dan kesehatan pagi ini, meski secara keseluruhan pasar masih didominasi warna hijau.

Pergerakan IHSG bakal terus dipantau sepanjang sesi perdagangan hari ini, mengingat mayoritas sektor masih menunjukkan tren penguatan sejak pembukaan pasar.